Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
15 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
18 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
21 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah
Penolakan Ranperda Terus Berlanjut

Pedagang Gelar Aksi Damai ke DPRD

Pedagang Gelar Aksi Damai ke DPRD
Ratusan Pedagang Pasar Payakumbuh melakukan aksi damai ke DPRD Payakumbuh.
Rabu, 06 April 2016 00:04 WIB
Penulis: M.Siebert

PAYAKUMBUH – Pedagang di pusat pertokoan Kota Payakumbuh kembali menggelar aksi demonstrasi, menuntut DPRD setempat untuk tidak melanjutkan rencana pengesahan ranperda pengembangan pasar tradisional menjadi Perda, Selasa (5/4).

Tidak tanggung-tanggung, datang untuk kali yang kedua di gedung DPRD, pedagang yang tergabung di dalam Ikatan Pedagang Pasar Payakumbuh (IP3) itu tiba dengan jumlah banyak dibandingkan beberapa pekan silam.

Mereka tiba menggunakan puluhan unit mobil, sepeda motor dan bahkan jalan kaki. Pedagang yang datang ke gedung DPRD, tidak termasuk penjual daging dan pedagang ikan di kawasan Ibuah. “Kalau kami menolak,” kata pengurus pedagang daging dan ikan basah.

Kehadiran ratusan pengurus dan anggota IP3 di DPRD Payakumbuh, membuat pasar sepi. Jantung kota mati. Semenjak Selasa pagi hingga sore hari, pedagang tidak membuka tempat usahanya. Ada satu dua yang membuka, setelah berorasi dan mendatangi gedung DPRD.

“Kami memang menolak untuk berjualan hari ini. Untuk memperjuangkan hak-hak pedagang, dari upaya Pemerintah Daerah, untuk menguasai pasar dengan cara yang tidak benar,” kata Haji Esa Muhardanil, pimpinan IP3 yang memimpin aksi massa tersebut.

Ranperda Pasar Tradisional ini, diajukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, Senin (25/1) lalu berbarengan dengan empat ranperda lain. “Banyak Perda tentang pasar tradisional di Indonesia, tapi tidak ada yang seperti dibuat Pemkot (Pemerintah Kota) Payakumbuh ini,” sambung massa lainnya***

Sumber:Singgalang Co.
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Pekanbaru
wwwwww