Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dianggap Melecehkan Anggota DPR, Akom Dituntut Minta Maaf

Dianggap Melecehkan Anggota DPR, Akom Dituntut Minta Maaf
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Istimewa)
Rabu, 06 April 2016 13:51 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta agara Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) segera mencabut pernyataanya yang dianggap melecehkan Anggota DPR.

Fadli Zon berang, karena sebelumnya Akom mengeluarkan pernyataan, jika ada anggota DPR yang tidak setuju dengan rencana pembangunan perputakaan DPR/MPR berfikiran sesat.

Fadli Zon meminta Akom, sapaan Ade Komaruddin, untuk mencabut pernyataan itu. "Harus minta maaf nggak bisa dong bilang anggota DPR berpikiran sesat," kritik Fadli ketika ditemui di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (06/4/2016) siang.

Menurut Fadli, pandangan Akom benar-benar dinilai keliru dan menjatuhkan marwah Anggota legislatif. "Ya sangat keliru dan harus minta maaf," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPR RI, Ade Komaruddin menyebut pembangunan gedung perpustakaan untuk tujuan mulia.

Dirinya juga berniat meningkatkan minat baca anggota DPR dan masyarakat agar wawasan mereka semakin luas. "Bagi anggota dewan yang masih berpikiran sesat, dengan membaca, saya berharap mereka bisa lebih terbuka," kata Akom beberapa hari yang lalu. ***

wwwwww