Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pemuda Harus Kreatif Dalam Hadapi MEA

Pemuda Harus Kreatif Dalam Hadapi MEA
Syafii Efendi SE
Sabtu, 26 Maret 2016 17:32 WIB
Penulis: Elmansyah Putra
MEDAN - Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pemuda-pemudi di Indonesia harus dapat bersaing baik secara mental dan wawasan agar dapat bersaing dengan negara-negara lain.


Trainer dan motivator termuda di Indonesia, Syafii Efendi, SE dalam seminarnya mengatakan, sebenarnya MEA itu bukan untuk dihadapi, tapi lebih direspon secara positif bagi pemuda Indonesia.

''Jika kesannya seperti gelombang besar yang datang menerjang kita, sebenarnya bukan seperti itu. Kita harus membekali diri kita dengan kreativitas,'' ujarnya dalam seminar pembentukan mental pemuda di era MEA 2016 ini di Auditorium Universitas Sumatera Utara, Sabtu (26/3/2016).

Syafii juga mengatakan, pemuda pemudi Indonesia juga harus mempunyai karakter mandiri baik secara mental, wawasan dan modal keuangan agar anak-anak muda Indonesia tidak ditunggangi politik kesana kesini.

''Oleh karena itu, kita harus prepare untuk menghadapi era MEA ini, dan harus di bekali dengan mental,'' ucapnya.

Dia juga berharap, kedepannya supaya pemerintah benar-benar membantu revolusi mental di negeri ini yang tidak hanya sebagai wacana saja, tetapi harus memperbaiki karakter-karakter pemuda pemudi, sehingga tidak terpengaruhi oleh sifat yang negatif.

''Kedepannya pemuda Indonesia itu tidak ditunggangi oleh politik praktis yang sifatnya mengarahkan, dan pemuda harus dapat mandiri serta kreatif,'' harapnya.***

wwwwww