Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Petugas Satpol PP Padang Pukul Mahasiswa Saat Razia

Petugas Satpol PP Padang Pukul Mahasiswa Saat Razia
Ilustrasi
Jum'at, 25 Maret 2016 20:06 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang memukul mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Padang saat melakukan penertiban di Tugu Gempa. Akibatnya, beberapa orang mahasiswa mengalami luka memar di bagian muka. Bahkan, aksi premanisme oknum Satpol PP tersebut juga menyebabkan bengkak di bagian kepala mahasiswa.

Pantuan GoSumbar, pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP berawal ketika berlangsungnya penertiban di Tugu Gempa, Kamis (24/3/2016). Mahasiswa yang hanya "nongkrong" di kawasan tersebut merasa tidak berbuat apa-apa melakukan protes. Namun, petugas Satpol PP tetap menangkap tiga mahasiswa perempuan. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 24.00 Wib.

"Kami tidak terima perlakuan petugas Satpol PP yang melakukan tindakan kurang terpuji dengan memegang teman kami yang perempuan. Tiga rekan kami laki-laki mendampingi teman perempuan. Saat mendampingi itulah tiga rekan kami laki-laki dipukul petugas Satpol PP," jelas Farhan, rekan korban.

Tidak hanya pemukulan yang dilakukan petugas Satpol PP, pasukan penegak perda ini juga menendang mahasiswa. Bahkan, aksi brutal petugas Satpol PP masih berlanjut ketika mahasiswa tersebut digelandang ke Mako Satpol PP. Terlihat beberapa oknum Satpol PP juga melempar mahasiswa dengan kursi.

Tidak terima diperlakukan kurang manusia, mahasiswa melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang meminta perlindungan hukum. Mahasiswa juga berencana mengadukan persoalan ini ke Ombusman RI perwakilan Sumbar.

"Untuk proses hukumnya kami akan melaporkan pemukulan ini ke pihak kepolisian," tegas Farhan.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Padang Firdaus Ilyas mengaku dirinya tidak mengetahui adanya pemukulan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap mahasiswa yang "nongkrong" di Tugu Gempa. Tapi, kalau memang terjadinya pemukulan, mahaiswa seharusnya tidak melaporkan ke LBH maupun media.

"Kalau memang ada bukti pemukulan, silahkan laporkan anggota saya ke aparat hukum," ungkap Firdaus yang dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (25/3/2016) malam. (agb)

wwwwww