Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Meski Putusan Jokowi Terlambat, Fadli Zon: Publik Harus Menilai Sisi Positifnya

Meski Putusan Jokowi Terlambat, Fadli Zon: Publik Harus Menilai Sisi Positifnya
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Legislatif.co)
Kamis, 24 Maret 2016 17:52 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengakatakan putusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait nasib blok Masela, cenderung terlambat.

"Harusnya keputusan bisa segera. Sebelum ada kisruh. Dudukkan secara internal dikaji baik buruk lalu diambil keputusan sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak perlu kita dengar di muka publik," kata Fadli kepada Legislatif.co (GoNews Group) di Gedung DPR Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Di sisi lain, meski terlambat dan menyisahkan banyak pekerjaan rumah, Fadli menghimbau agar publik melihat sisi positif dari putusan yang diambil Jokowi itu.

"Kita lihat kelebihan dari keputusan itu bisa melibatkan masyarakat di sekitar lokasi dan kontraktor. Tapi masalahnya ada pekerjaan rumah terkait pembebasan tanah," ungkapnya.

Sebelumnya, setelah memicu konflik panjang dan perdebatan antar Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan proyek Blok Masela dibangun di darat atau onshore dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan saran yang diberikan.

"Ini adalah sebuah proyek jangka panjang tidak hanya 10 tahun atau 15 tahun, tapi proyek sangat panjang yang menyangkut ratusan triliun rupiah, oleh sebab itu dari kalkulasi perhitungan, pertimbangan-pertimbangan yang sudah saya hitung kita putuskan dibangun di darat," kata Jokowi haru Rabu kemarin. ***

wwwwww