Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPR Bersyukur Pemerintah Putuskan Nasib Blok Masela

DPR Bersyukur Pemerintah Putuskan Nasib Blok Masela
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (legislatif.co)
Kamis, 24 Maret 2016 17:43 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Kali ini sikap Pemerintah Presiden Jokowi yang telah memutuskan nasib Blok Masela, mendapat pujian dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon.

Fadli Zon mengaku bersyukur Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengeluarkan putusan terkait polemik Blok Masela.

"Kalau memilih di darat ya syukurlah artinya sudah bisa ambil keputusan," ungkap politisi Gerindra ini, di Gedung DPR Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Menurut Fadli, yang terpenting Pemerintah sudah mengambil keputusan. Meski dianggap terlalu lama karena sempat menghasilkan polemik panjang.

"Yang diperlukan pemerintah itu keputusan. Walaupun terlalu lama dan mengakibatkan polemik panjang yang tidak perlu. Harusnya keputusan itu di awal agar investor tidak kebingungan," jelasnya.

Sebelumnya, setelah memicu konflik panjang dan perdebatan antar Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan proyek Blok Masela dibangun di darat atau onshore dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan saran yang diberikan.

"Ini adalah sebuah proyek jangka panjang tidak hanya 10 tahun atau 15 tahun, tapi proyek sangat panjang yang menyangkut ratusan triliun rupiah, oleh sebab itu dari kalkulasi perhitungan, pertimbangan-pertimbangan yang sudah saya hitung kita putuskan dibangun di darat," kata Jokowi, Rabu(23/3/2016), yang lalu. ***

wwwwww