Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
19 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
4 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bakal Digusur, Pedagang Kawasan Muaro Mengadu ke DPRD Padang

Bakal Digusur, Pedagang Kawasan Muaro Mengadu ke DPRD Padang
Pedagang Kawasan Muaro saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Padang
Senin, 22 Februari 2016 17:31 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG - Puluhan pedagang di sepanjang Jalan Muaro Padang mengadu ke DPRD Padang sekaitan dengan rencana Pemkot yang akan melakukan pembongkaran lapak-lapak tempat usaha di sekitar kawasan tersebut. Para pedagang berharap, anggota dewan menyampaikan aspirasi mereka ke Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah.

Menurut Koordinator Pedagang, Yanti (50), rencana eksekusi Pemkot Padang hanya merugikan pedagang. Sebab, dengan pembongkaran ini lapak, pedagang tidak bisa berjualan. Padahal, kebutuhan keluarga diperoleh dengan hasil berjualan di kawasan tersebut.

"Kami akan kehilangan mata pencaharian. Dengan begitu kami tidak dapat menafkahi keluarga," ungkap Yanti yang disambut histeris oleh puluhan pedagang lainnya saat menyampaikan aspirasi, Senin (22/2/2016) di gedung DPRD Padang.

Pembongkaran lapak-lapak di Jalan Muaro oleh Pemkot Padang akan dilakukan, Rabu (24/2/2016). Informasinya, sebelum mengeksekusi pembongkaran, Pemkot melalui Dinas Pariwisata telah mensosialisasikan rencana tersebut ke pedagang sejak, Kamis (11/2/2016) lalu.

Para pedagang menyayangkan kebijakan Pemkot Padang yang "main gusur" tanpa memberikan solusi. Pedagang mengharapkan kepada DPRD Padang, agar mendesak Pemkot menunda pembongkaran dan memberikan alternatif yang jelas.

"Setelah pembongkaran kami dijanjikan satu unit gerobak untuk berjualan. Namun, realisasinya 6 bulan mendatang. Lalu, selama enam bulan tidak berjualan keluarga kami dikasih makan apa?" tanya pedagang lain Neneng dihadapan anggota dewan.

Terkait hal ini pun DPRD  melalui Komisi II, Bidang Ekonomi dan Keuangan menyikapi secara cepat dan lugas. Aspirasi puluhan pedagang segera dirapatkan. Seperti disampaikan Ketua Komisi II, Elly Thrisyanti, bahwa pihaknya bakal membicarakan ini secara lintas komisi.

Sebab, persoalan ini bersingungan dengan kesejahteraan rakyat dan hukum. Rencananya mulai hari ini akan digelar rapat. "Persoalan ini akan dibahas dalam rapat lintas komisi yang ada di DPRD Padang," ungkap Elly. (agb)

wwwwww