Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Arak-arakan Khio Warnai Perayaan Cap Go Meh 2016 di Padang

Arak-arakan Khio Warnai Perayaan Cap Go Meh 2016 di Padang
Salah satu Khio atau wadah roh suci yang akan diarak dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Padang
Senin, 22 Februari 2016 17:59 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG - Puncak perayaan Cap Go Meh 2016 di Kota Padang berpusat di kawasan Pondok, Kota Tua. Berbagai macam kebudayaan Tionghoa dipertunjukan mewarnai penutupan perayaan Tahun Baru Imlek 2567. Mulai dari parade, hingga pengenalan kebudayaan Negeri Tirai Bambu, semua sudah dijadwalkan sedemikian rupa.

Perayaan ini resmi dimulai pukul 16.00 WIB dimulai dengan atraksi Barongsai. Puncak acara ditandai dengan arak-arakan Khio atau wadah roh suci mengelilingi Pondok. Dalam rangka persiapan Cap Go Meh ini, beberapa ritual sudah dilaksanakan sejak pekan lalu, termasuk membersihkan alat-alat yang bakal digunakan.

"Sebelum diarak keliling, Khio atau wadah roh suci harus dibersihkan terlebih dahulu. Tahun ini, Khio milik perkumpulan sosial Himpunan Tjinta Teman (HTT) mengarak sedikitnya 8 Khio," kata Tuako HTT Ferryanto Gani, saat perayaan Cap Go Meh, Senin (22/2/2016).

Dikatakan Feryanto, untuk mengangkat satu Khio dibutukan 8 sampai 12 orang dewasa dan itu harus bergantian. Sebab, bahan Khio berasal dari kayu yang khusus dipesan dari Tiongkok. "Ada sekitar 300 0rang untuk mengangkat delapan Khio yang nanti diarak keliling," tegasnya.

Pantauan GoSumbar, dalam atraksi berbagai kebudayaan Tionghoa juga terlihat atraksi naga dari Kesatuan Brimob Polda Sumbar. Menurut Ferryanto, keterlibatan anggota Brimob dalam perayaan Cap Go Meh sudah berlangsung sejak lima tahun terakhir.

Selain Barongsai, Khio kebudayaan Tionghoa lainnya semacam sipasan dan karnaval juga diarak. Start dimulai dari pintu gerbang perkumpulan HTT menuju jalan HOS Cokroaminoto-Jembatan Siti Nurbaya dan kembali ke gedung HTT.

Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Di Padang, perayaan Cap Go Meh diadakan rutin setahun sekali. (agb)

wwwwww