Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
9 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
16 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Wahyu Buka Dua Pekerjaan Rumah Timnas Basket Indonesia

Wahyu Buka Dua Pekerjaan Rumah Timnas Basket Indonesia
Sabtu, 03 Juli 2021 23:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia, Wahyu Widayat Jati, menekankan dua pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jelang FIBA Asia Cup 2021 yakni rebound dan eksekusi offense. 

Indonesia menempati peringkat ketiga Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Tim Garuda berhasil mencuri dua kemenangan atas Thailand.

Namun saat berhadapan dengan Korea Selatan dan Filipina, tim nasional basket Indonesia masih tidak berdaya. Ada dua faktor yang membuat permainan Araham Damar Grahita dkk. tidak maksimal.

“Faktor eksekusi di offense juga jadi masalah waktu itu. Terus agresifitas kita di rebound juga kalah,” ujar Wahyu.

Pria yang akrab disapa Cacing itu menekankan secara game plan, tim nasional basket Indonesia sudah baik. Sayang,hal tersebut kurang bisa dimaksimalkan.

Kini dengan persiapan yang jauh lebih panjang, tim nasional basket Indonesia bisa lebih mematangkan permainan.

“Paling tidak kan butuh waktu lebih. Terus juga ada beberapa pemain baru datang bergabung. Jadi touch mereka agak kurang,” ujar Cacing. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww