Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
2
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
3
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
Cendekia
3 jam yang lalu
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
4
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
Gelanggang
23 jam yang lalu
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
5
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
Payung Sekaki
2 jam yang lalu
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
6
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat tidak Sehat, Dishub Tiadakan CFD Minggu Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat tidak Sehat, Dishub Tiadakan CFD Minggu Ini
Sabtu, 17 Oktober 2026 15:47 WIB
Penulis: Afrila Yobi
PEKANBARU - Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah ibu kota Provinsi Riau semakin pekat. Merespons memburuknya kualitas udara yang berisiko mengancam kesehatan pernapasan warga, Pemerintah Kota Pekanbaru resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di ruang publik untuk jadwal Minggu (18/10/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Maskur Tarmizi membenarkan penangguhan agenda mingguan yang kerap menjadi pusat perkumpulan massa tersebut. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif guna menekan dampak paparan polusi secara langsung bagi masyarakat luas.

"Untuk sementara CFD ditiadakan untuk hari Minggu ini tanggal 18, dinda," sebutnya saat dikonfirmasi WartaPKU.com melalui pesan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Kebijakan penutupan ruang publik ini selaras dengan temuan pemantauan kualitas udara di lapangan. Berdasarkan data IQAir AirVisual, Sabtu (17/10/2026) pukul 11.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru menembus angka 217, yang menempatkannya ke dalam kategori sangat tidak sehat. Tingkat konsentrasi partikel halus PM2.5 pun tercatat sangat pekat, yakni mencapai 141,8 mikrogram per meter kubik.

Partikel mikro PM2.5 dikenal sangat rentan terhirup hingga ke dasar paru-paru. Kondisi ini membawa ancaman kesehatan yang serius, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, warga lanjut usia, serta mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung maupun infeksi saluran pernapasan.

Menyikapi sebaran polutan tersebut, Maskur mengimbau warga agar menahan diri dari aktivitas olahraga di luar ruangan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menutup rapat sirkulasi udara atau jendela di rumah, serta mewajibkan penggunaan masker pelindung standar saat terpaksa bepergian.

"Semoga kondisi asap ini cepat selesai, sehingga kita semua dapat beraktivitas secara normal kembali," harapnya.

Tidak sekadar membatasi area olahraga akhir pekan, Pemkot Pekanbaru juga memperluas langkah mitigasi ke berbagai sektor. Sejumlah ruang terbuka hijau dan taman kota terpantau ditutup sementara waktu untuk membatasi interaksi warga di luar ruangan.

Di sektor pendidikan, otoritas setempat telah memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak Rabu (14/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026). Kebijakan belajar daring tersebut kemudian diperpanjang masa berlakunya pada Jumat (16/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026). Penerapan metode belajar dari rumah ini dinilai sangat krusial agar para peserta didik terhindar dari paparan langsung polusi kabut asap karhutla. ***

wwwwww