Pendapatan Merosot Akibat Program Turbo, Puluhan Driver Maxim Geruduk Kantor Cabang Pekanbaru
![]() |
PAYUNG SEKAKI-- Puluhan mitra pengemudi ojek dalam jaringan (daring) yang tergabung dalam Dewan Pengurus Maxim Pekanbaru All Communities menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang Maxim Pekanbaru, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (16/10/2026) sore. Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh penerapan Program Turbo pada aplikasi yang dinilai mencekik pendapatan para pengemudi di lapangan.
Sekitar 70 orang pengemudi kendaraan roda dua ini datang secara beriringan membawa pengeras suara. Massa turut membentangkan spanduk bertuliskan "Maxim Pekanbaru All Communities – Together We Strong". Kehadiran mereka bertujuan menyuarakan keresahan terkait sistem baru yang dinilai memicu persaingan tidak sehat dan menurunkan tingkat kesejahteraan mitra.
Koordinator lapangan aksi, Bobby Indra menyampaikan bahwa fitur Turbo bukannya membantu, melainkan justru memberikan beban tambahan yang merugikan pihak pengemudi. Oleh karena itu, massa mendesak manajemen agar segera mengevaluasi dan menghapus program tersebut dari sistem aplikasi secara permanen.
"Selain penghapusan sistem Turbo, kami juga meminta agar pihak manajemen menutup pintu perekrutan pengemudi baru untuk sementara waktu. Jumlah mitra yang saat ini terlampau padat membuat persaingan di jalan semakin berat dan berdampak langsung pada periuk nasi kami," bebernya.
Massa pengemudi berharap pihak kantor cabang dapat mengambil sikap tegas untuk menjembatani aspirasi mereka ke tingkat pimpinan pusat demi melahirkan kebijakan yang lebih adil.
Setelah bergantian berorasi, perwakilan massa aksi akhirnya diterima oleh Kepala Cabang Maxim Pekanbaru, Fadil Muhammad sekitar pukul 15.57 WIB. Dalam dialog singkat di lokasi tersebut, perwakilan pengemudi menyerahkan berkas tuntutan secara tertulis kepada pihak manajemen.
Merespons keluhan para mitranya, Fadil Muhammad memastikan bahwa seluruh aspirasi yang tertuang dalam dokumen fisik tersebut telah diterima dengan baik. Pihaknya berjanji akan meneruskan keluhan ini kepada pimpinan pengambil kebijakan di pusat tanpa ada satu poin pun yang dipotong atau diubah.
"Seluruh aspirasi dan keluhan dari rekan-rekan pengemudi sudah kami tampung, selanjutnya segera kami teruskan ke manajemen pusat sesuai dengan draf yang diserahkan tadi," urainya.
Setelah penyerahan berkas dan penyampaian sikap selesai dilakukan, aksi penyampaian pendapat ini berjalan kondusif. Massa pengemudi kemudian membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.25 WIB. (wpa)
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Payung Sekaki |











