Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Polda Riau Gelar Razia di 8 THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba
2
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kualitas Udara Membaik, Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Mulai PTM Terbatas Senin Ini
3
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
Cendekia
4 jam yang lalu
Tinjau PTM Perdana Pasca-Kabut Asap, Wawako Pekanbaru Bagikan Masker hingga Vitamin untuk Pelajar
4
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
Gelanggang
23 jam yang lalu
Sempat Tertinggal, PSPS Pekanbaru Balas Libas Persiku Kudus 4-1 di Kandang
5
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
Payung Sekaki
2 jam yang lalu
Gerebek Indekos di Payung Sekaki Pekanbaru, Polisi Sita Puluhan Gram Sabu dan Etomidate dari Tangan Wanita
6
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Gerebek Kawasan Rumbai, Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pendapatan Merosot Akibat Program Turbo, Puluhan Driver Maxim Geruduk Kantor Cabang Pekanbaru

Pendapatan Merosot Akibat Program Turbo, Puluhan Driver Maxim Geruduk Kantor Cabang Pekanbaru
Jum'at, 16 Oktober 2026 18:45 WIB

PAYUNG SEKAKI-- Puluhan mitra pengemudi ojek dalam jaringan (daring) yang tergabung dalam Dewan Pengurus Maxim Pekanbaru All Communities menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang Maxim Pekanbaru, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (16/10/2026) sore. Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh penerapan Program Turbo pada aplikasi yang dinilai mencekik pendapatan para pengemudi di lapangan.

Sekitar 70 orang pengemudi kendaraan roda dua ini datang secara beriringan membawa pengeras suara. Massa turut membentangkan spanduk bertuliskan "Maxim Pekanbaru All Communities – Together We Strong". Kehadiran mereka bertujuan menyuarakan keresahan terkait sistem baru yang dinilai memicu persaingan tidak sehat dan menurunkan tingkat kesejahteraan mitra.

Koordinator lapangan aksi, Bobby Indra menyampaikan bahwa fitur Turbo bukannya membantu, melainkan justru memberikan beban tambahan yang merugikan pihak pengemudi. Oleh karena itu, massa mendesak manajemen agar segera mengevaluasi dan menghapus program tersebut dari sistem aplikasi secara permanen.

"Selain penghapusan sistem Turbo, kami juga meminta agar pihak manajemen menutup pintu perekrutan pengemudi baru untuk sementara waktu. Jumlah mitra yang saat ini terlampau padat membuat persaingan di jalan semakin berat dan berdampak langsung pada periuk nasi kami," bebernya.

Massa pengemudi berharap pihak kantor cabang dapat mengambil sikap tegas untuk menjembatani aspirasi mereka ke tingkat pimpinan pusat demi melahirkan kebijakan yang lebih adil.

Setelah bergantian berorasi, perwakilan massa aksi akhirnya diterima oleh Kepala Cabang Maxim Pekanbaru, Fadil Muhammad sekitar pukul 15.57 WIB. Dalam dialog singkat di lokasi tersebut, perwakilan pengemudi menyerahkan berkas tuntutan secara tertulis kepada pihak manajemen.

Merespons keluhan para mitranya, Fadil Muhammad memastikan bahwa seluruh aspirasi yang tertuang dalam dokumen fisik tersebut telah diterima dengan baik. Pihaknya berjanji akan meneruskan keluhan ini kepada pimpinan pengambil kebijakan di pusat tanpa ada satu poin pun yang dipotong atau diubah.

"Seluruh aspirasi dan keluhan dari rekan-rekan pengemudi sudah kami tampung, selanjutnya segera kami teruskan ke manajemen pusat sesuai dengan draf yang diserahkan tadi," urainya.

Setelah penyerahan berkas dan penyampaian sikap selesai dilakukan, aksi penyampaian pendapat ini berjalan kondusif. Massa pengemudi kemudian membubarkan diri secara tertib dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.25 WIB. (wpa)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kabar Bertuah, Payung Sekaki
wwwwww