Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jejak Thomas Lam Sebelum Bergabung dengan Bali United FC

Jejak Thomas Lam Sebelum Bergabung dengan Bali United FC
Bali United FC rekrut Thomas Anton Rudolph Lam. (Instagram)
Rabu, 22 Juli 2026 15:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR -- Thomas Anton Rudolph Lam memulai lembaran baru dalam perjalanan karirnya setelah resmi bergabung dengan Bali United FC untuk Super League 2026/2027. Bek berpengalaman asal Finlandia itu datang dengan rekam jejak panjang yang terbentang di sejumlah kompetisi Eropa hingga Australia.

Lahir di Amsterdam, Belanda, pada 18 Desember 1993, Thomas Lam memiliki darah campuran dari ayah berkebangsaan Belanda dan ibu asal Finlandia. Meski tumbuh besar di Belanda, ia memilih membela Timnas Finlandia di level internasional dan berposisi utama sebagai bek tengah dengan tinggi badan 188 sentimeter.

Perjalanan sepak bolanya dimulai dari akademi AFC sebelum bergabung dengan akademi AZ Alkmaar pada 2005. Dari klub tersebut, ia menembus tim senior pada 2011 dan menandatangani kontrak profesional pertamanya.

Bersama AZ Alkmaar, Thomas Lam sempat merasakan atmosfer Eredivisie dan turut menjadi bagian dari skuad yang menjuarai KNVB Cup musim 2012/2013. Ia juga mendapat penghargaan sebagai Pemain Muda Menjanjikan Finlandia pada 2012.

Karirnya kemudian berlanjut ke PEC Zwolle pada 2014. Pada 2016, Thomas Lam menerima tantangan baru dengan bergabung ke Nottingham Forest yang ketika itu berkompetisi di Championship, kasta kedua Liga Inggris. 

Selepas masa peminjaman tersebut, Thomas Lam kembali memperkuat PEC Zwolle pada 2018 sebelum melanjutkan karier ke Bulgaria bersama CSKA Sofia. Petualangannya berlanjut ketika ia memperkuat Melbourne City di Liga Australia, kembali ke PEC Zwolle, lalu bergabung dengan Apollon Limassol di Liga Siprus pada 2024.

Di level internasional, Thomas Lam memilih membela Finlandia meski memiliki kesempatan memperkuat Belanda. Ia menjalani debunya pada Juni 2015 dan kemudian menjadi bagian dari skuad yang tampil pada UEFA Euro 2020, turnamen besar pertama dalam sejarah negara tersebut.

Sepanjang karir profesionalnya, Thomas Lam telah tampil lebih dari 400 pertandingan di berbagai kompetisi bersama klub-klub di Belanda, Inggris, Bulgaria, Australia, Siprus, hingga kompetisi antarklub Eropa. Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat memasuki kompetisi kasta tertinggi di Indonesia bersama Bali United.

Selain dikenal sebagai bek tengah, Thomas Lam juga mampu bermain sebagai gelandang bertahan sehingga memberikan variasi pilihan di sektor defensif. Ia memiliki kaki dominan kanan dan tercatat telah mengoleksi 28 penampilan bersama Timnas Finlandia.

Perjalanan panjang yang dimulai dari akademi AZ Alkmaar, berlanjut ke berbagai liga di Eropa dan Australia, hingga memperkuat Finlandia menjadi bekal berharga bagi Thomas Lam dalam memulai petualangan barunya di Bali United.

"Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan. Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini," ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri.

"Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini," tambahnya. ***

wwwwww