Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
56 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
53 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
50 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun TNI AD Bentuk Tim Investigasi

Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun TNI AD Bentuk Tim Investigasi
Anggota TNI korban ledakan gudang amunisi dievakuasi ke RSUD Caruban Madiun.
Kamis, 16 Juli 2026 20:49 WIB

MADIUN – TNI Angkatan Darat (AD) resmi membentuk tim investigasi guna menyelidiki penyebab ledakan gudang amunisi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Keputusan ini menyusul insiden kecelakaan kerja yang terjadi Kamis (16/7/2026), saat personel melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan perawatan materiil amunisi.

Peristiwa di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) tersebut mengakibatkan satu orang personel gugur, empat orang luka berat, dan dua orang luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Caruban Madiun, yang kini dipenuhi banyak anggota TNI hilir mudik termasuk personel intelijen Kodim Madiun.

"TNI AD telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, serta membentuk tim untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengungkap kronologi maupun penyebab insiden," jelas Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono.

Upaya pengungkapan kronologi ini merupakan bentuk komitmen penanganan yang serius, transparan, dan akuntabel. Hasil investigasi akan dijadikan bahan evaluasi guna memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.

"Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," paparnya.

Penanganan medis bagi para korban dipastikan berjalan maksimal berkat laporan prosedural dan berjenjang dari satuan setempat. Institusi menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa para prajurit saat menjalankan tugas negara.

"TNI Angkatan Darat turut berdukacita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," ungkapnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Opini, Warga Bertuah
wwwwww