Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
4 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Cendekia

Penyidik Amankan Uang Ratusan Juta dari OTT Tujuh Orang di Sumatera Utara

Penyidik Amankan Uang Ratusan Juta dari OTT Tujuh Orang di Sumatera Utara
Bupati Langkat, Syah Afandin.
Jum'at, 03 Juli 2026 14:36 WIB

JAKARTA - Tujuh orang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Langkah hukum yang dilakukan Kamis (2/7/2026) ini membidik dugaan suap penerimaan fee proyek di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo membeberkan bahwa operasi tersebut mengamankan satu penyelenggara negara, satu aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Langkat, dan lima warga sipil dari kalangan swasta. Lokasi penangkapan mencakup tiga wilayah, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.

"Dari tujuh orang yang diamankan tersebut, salah satunya adalah Bupati Langkat," jelasnya saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Penyidik turut menyita barang bukti berupa uang tunai bernilai ratusan juta rupiah yang diyakini sebagai suap dari kontraktor kepada kepala daerah.

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada bupati," urainya.

Sebagai bentuk pengamanan, tim juga menyegel sejumlah lokasi dengan memasang KPK line. Hal ini dilakukan agar area tersebut steril sebelum perkara dinaikkan menjadi penyidikan.

"Ketika ini nanti diputuskan untuk naik ke penyidikan, ada kegiatan penggeledahan sebagai salah satu rangkaian upaya paksa. Tentu nanti lokasi yang sudah disegel pada kegiatan penyelidikan tertutup ini kemudian bisa dilakukan penggeledahan untuk memperkuat bukti-bukti tambahan," papar Budi.

Bupati Langkat dan pihak lainnya kini telah diterbangkan menuju Jakarta usai menjalani pemeriksaan awal di Polrestabes Medan. Mereka segera melakoni tahapan pemeriksaan lanjutan secara intensif.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia
wwwwww