Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
22 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
19 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
16 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gempur Aktivitas PETI Desa Pantai, Aparat Sisir Area Perusahaan dan Bakar Rakit

Gempur Aktivitas PETI Desa Pantai, Aparat Sisir Area Perusahaan dan Bakar Rakit
Jajaran Polsek Kuantan Mudik langsung turun gunung membersihkan area Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (2/7/2026).
Jum'at, 03 Juli 2026 10:56 WIB
Penulis: M Rafdinal Adrianto

TELUK KUANTAN - Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memakan korban lingkungan. Merespons aduan dari PT Karya Tama Bakti Mulya (KTBM), jajaran Polsek Kuantan Mudik langsung turun gunung membersihkan area Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (2/7/2026) sore.

Langkah tegas ini merupakan wujud nyata penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal yang merusak alam sekitar.

Penyisiran Sore Hari

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Anra Nosa, tim gabungan bersama personel Unit Reskrim melakukan penyisiran mendalam. Petugas menjejakkan kaki di titik sasaran sekitar pukul 17.30 WIB.

Di hamparan lokasi HGU tersebut, aparat mendapati dua unit rakit lanting. Alat ini disinyalir kuat sebagai mesin utama pengeruk emas ilegal. Sayangnya, operasi ini diduga sudah tercium oleh para penambang, sehingga lokasi dalam keadaan kosong melompong tanpa ada satupun pelaku yang berhasil diamankan.

Karena tidak ada barang bukti yang bisa dibawa pulang, polisi langsung memusnahkan dua mesin dompeng tersebut dengan cara dibakar dan dirusak hingga tidak berbentuk lagi.

Imbauan Tegas Penegak Hukum

Arahan dari pucuk pimpinan, yakni Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, mengamanatkan bahwa penertiban harus berjalan tanpa pandang bulu. Anggota di lapangan juga dikerahkan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat Desa Pantai terkait bahaya laten menambang secara ilegal.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas PETI. Penindakan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal dan bersama-sama menjaga wilayah tetap aman serta terbebas dari praktik PETI," urai AKP Anra Nosa.

Kepolisian membuka pintu lebar bagi siapa saja yang ingin melaporkan kejahatan lingkungan. Kerahasiaan identitas pelapor dipastikan aman.

"Mari bersama-sama kita jaga kelestarian lingkungan dan tegakkan hukum. Apabila masyarakat mengetahui adanya aktivitas PETI maupun tindak pidana lainnya, segera laporkan melalui Call Center Layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam atau ke kantor kepolisian terdekat. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional," jelasnya. ***

Kategori:Warga Bertuah
wwwwww