Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
9 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Indonesia Raih 1 Perak dan 1 Perunggu di Kejuaraan Asia, Sambo Berharap Tampil di PON 2028

Indonesia Raih 1 Perak dan 1 Perunggu di Kejuaraan Asia, Sambo Berharap Tampil di PON 2028
Atlet sambo Indonesia, Timothy Otniel Adi Kritara. (PP Persambi)
Kamis, 02 Juli 2026 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) pimpinan Krisna Bayu OLY terus menjalankan program peningkatkan prestasi atlet sambo Indonesia. Tidak hanya itu saya, PP Persambi dengan keterbatasan dana tidak pernah absen mengirimkan atletnya tampil di kalender event Asia maupun dunia.

Komitmen itu terus membuahkan hasil. Dari Kejuaraan Sambo Asia-Oceania Kadet dan Junior atau Asian and Oceania Youth and Junior Sambo Championships 2026 yang berlangsung di Manila, Filipina, 25-28 Juni 2026 lalu, Timnas Sambo Indonesia berhasil meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Medali perak disumbangkan Timothy Otniel Adi Kritara dari Sumatera Selatan (Sumsel) yang tampil di kelas 71kg Junior Combat putra dan Rian Hendris Saputra dari DKI Jakarta menyumbangkan perunggu di kelas -79kg Combat putra.

“Penampilan Timothy dan Rian Hendris cukup membanggakan dan mampu menjaga marwah sambo Indonesia meski dengan keterbatasan dana. Dan, mereka punya potensi meraih prestasi lebih baik lagi di ajang internasional,” kata Sekjen PP Persambi, Arnold Silalahi yang dihubungi Kamis (2/7/2026).

Kesuksesan Timothy dan Rian ini menjadi bukti bahwa PP Persambi yang berdiri 16 Maret 2016 ini berhasil melakukan regenerasi. Sebelumnya, atlet sambo putri Indonesia, Desi Syahfitri mengukir prestasi yang sama pada Asian and Oceania Youth and Junior Sambo Championships 2019. Bahkan, Desi yang berangkat tanpa pelatih pada Kejuaran Dunia Sambo di Uzbekhistan 2025 secara mengejutkan berhasil membawa pulang medali perak ke Tanah Air.

Tidak hanya di kalender event Asia dan dunia, PP Persambi juga sukses menjadikan sambo menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games Jakarta 2018. Bahkan, Timnas Sambo Indonesia tercatat menyumbangkan empat medali emas bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games Filipina 2019. Desi merupakan salah satu penyumbang medali emasnya.

Berkat perkembangan prestasi tersebut, Krisna Bayu selaku founder juga berhasil mengusahakan sambo sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.

Sayangnya, sambo yang sudah berkembang tersebut menghalami kendala dengan belum masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXIII/2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta sebagai penyanggah.

“Dengan komitmen dan catatan prestasi tersebut, PP Persambi sangat berharap sambo bisa kembali dipertandingkan pada PON 2028. Perhatian KONI Pusat dan Kemenpora sangat penting dalam menjaga semangat para atlit sambo yang sudah berlatih setiap hari tidak kehilangan harapan untuk bisa membuktikan dirinya,” kata Arnold Silalahi. ***

wwwwww