Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kuliner

Blokade Selat Hormuz Kembali Berlaku Buntut 28 Korban Tewas di Lebanon

Blokade Selat Hormuz Kembali Berlaku Buntut 28 Korban Tewas di Lebanon
Ilustrasi
Minggu, 21 Juni 2026 18:35 WIB

JAKARTA - Ketegangan geopolitik mencapai titik kritis saat Iran memutuskan kembali memblokade rute vital Selat Hormuz, Sabtu (20/6/2026). Langkah penutupan jalur perairan ini dipicu oleh serangan agresif pesawat tempur Israel di Lebanon selatan yang mengakibatkan 28 orang tewas.

Gempuran mematikan dari negara Zionis itu meluncur hanya beberapa jam sesudah Amerika Serikat (AS) mengumumkan instruksi gencatan senjata. Teheran mengecam keras aksi tersebut, menganggapnya menghancurkan perjanjian regional yang baru saja dirajut dengan AS untuk meredam konflik, khususnya terkait gejolak di Lebanon.

Lantaran menuding adanya "pelanggaran kontrak" dari AS dan "pelanggaran gencatan senjata yang terus-menerus dan tanpa henti oleh rezim Zionis di Lebanon selatan", otoritas militer memberikan perintah penutupan akses logistik maritim.

"Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal," papar rilis resmi komando militer pusat Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran mempertegas bahwa komitmen perdamaian ini otomatis "bermasalah" jika poin-poin kesepakatan terus diabaikan oleh para pihak terkait.

"Pihak lain harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan bermasalah," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei dikutip dari kantor berita resmi IRNA.

Dikenal sebagai pintu utama lalu lintas minyak dan gas bumi, penutupan Selat Hormuz sukses menghantam pasar energi global layaknya periode blokade sebelumnya. Aktivitas pelayaran sejatinya sudah perlahan pulih akibat perundingan awal. Sedianya, obrolan lanjutan AS-Iran digelar di Swiss, Jumat (19/6/2026), namun terpaksa tertunda tanpa batas waktu imbas serangan masif Israel di Lebanon setelah 4 tentara mereka terbunuh.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Kuliner
wwwwww