Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
5 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kampus

Menteri Keuangan Banggakan Restrukturisasi DJBC, Skandal Suap Blueray Cargo Menjadi Sandungan

Menteri Keuangan Banggakan Restrukturisasi DJBC, Skandal Suap Blueray Cargo Menjadi Sandungan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Minggu, 31 Mei 2026 11:39 WIB
JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa terus menggenjot reformasi di tubuh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) demi mengamankan target penerimaan negara sebesar Rp3.153,6 triliun. Manuver pembenahan ini tetap dipacu di tengah guncangan skandal suap Blueray Cargo yang menjerat langsung elit kepabeanan.

"Kan kita selalu pantau. Proses restrukturisasi di pajak dan bea cukai, ada hasilnya," tegas Purbaya, Minggu (31/5/2026).

Purbaya membawa bukti berupa realisasi penerimaan negara yang sudah menyentuh Rp918,4 triliun pada April 2026. Ia mengaitkan tren penguatan ini dengan keberhasilan transformasi digital, di mana penggunaan kecerdasan buatan dan integrasi Coretax dinilai berhasil membendung aksi para pengemplang pajak.

"Kalau Anda lihat Coretax, dulunya banyak protes. Sekarang juga masih ada protes, tapi kan sudah sedikit. Saya kira, Coretax bisa meningkatkan pendapatan dari pajak yang kurangnya signifikan," tambahnya.

Ironisnya, saat sistem pengawasan diperketat secara digital, celah justru dibongkar oleh oknum dari dalam institusi. Upaya bersih-bersih DJBC tercoreng telak oleh aksi pimpinan Blueray Cargo, John Field yang diduga menggelontorkan suap sebesar Rp63,1 miliar kepada petinggi bea cukai. Skandal ini mencapai puncaknya setelah bos DJBC, Djaka Budhi Utama diduga kuat ikut menikmati uang panas senilai Rp3 miliar. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kampus
wwwwww