Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Detec International Junior Championship 2026

Duel Revans Komang Melawan Mika di Perempat Final

Duel Revans Komang Melawan Mika di Perempat Final
Komang Bagus Wahyu Purustama. (Ist)
Rabu, 27 Mei 2026 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SUKOHARJO - Petenis berusia 14 tahun Komang Bagus Wahyu Purustama lolos ke perempat final Detec Tennis Junior Championship, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Petenis binaan Kentoeng Tennis Academy ini pun berpeluang untuk revans atas unggulan ketiga, Joachim Mika Gunawan. Setahun lalu pada perdelapan final turnamen yang sama, Komang mesti mengakui keunggulan Mika.

Untuk mencapai perempat final dan meraih pencapaian terbaiknya di turnamen resmi International Tennis Federation (ITF), Komang menyapu bersih tiga laga babak grup di Stadion Tenis Gelora Merdeka.

Komang memastikan hasil di atas usai mengatasi unggulan kedelapan asal Tiongkok, Haoxuan Xu (18 tahun). Di pertandingan terakhir babak grup, pemain asal Bali ini menang rubber set, 7-6(2), 3-6, 10-8.

"Hari ini bermain cukup baik. Tapi, lawan protes-protes set kedua. Jadi, bingung dan hilang fokus. Feeling mukulnya enggak ada, mau nembak malah jadi spin, bola enak enggak kuambil. Ragu-ragu dan sering mati sendiri. Di super, aku coba bermain lepas, tenang, dan enggak mikirin protes lawan. Akhirnya pun menang," ujar Komang, siswa SMPN 1 Bendosari, Sukoharjo.

Sebelumnya, Komang mengoleksi dua kemenangan atas kompatriotnya. Peringkat 1852 dunia mengatasi Rangga Wisnu Kresna Rafansyah (18 tahun), 6-1, 6-7(8), 10-6, dan Roger Wirawan (15 tahun), 6-1, 6-1.

"Aku bermain nothing to lose saja. Aku juga masih 14 tahun, jauh lebih muda. Lawan-lawanku jauh lebih senior juga. Tapi, aku tetap bertekad untuk mendapat juara," ujar penggemar Jannik Sinner.

Pada perempat final, Komang berpeluang membalas kekalahan dari unggulan ketiga, Joachim Mika Gunawan (17 tahun). Setahun lalu pada perdelapan final turnamen yang sama, Komang harus mengakui keunggulan Joachim Mika lewat pertandingan yang cukup ketat, 6-7(2), 6-4, 1-6.

Joachim pun lolos ke perempat final dengan hasil sempurna. Bahkan, petenis Jakarta ini urung kehilangan satu set pun pada babak grup. Ia mengatasi kompatriot, Jordan Faith Suryaatmadja, 6-3, 6-2; petenis Australia, Taro Inue, 6-0, 6-1; dan petenis Korea Selatan, Do Hyeon Kwak, 6-0, 6-1.

Pada perempat final lainnya, unggulan pertama, Muhammad Alfaradu Sumirat turut bertemu rekan senegara, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong. Sementara dua petenis dalam negeri lainnya bakal menghadapi Duan bersaudara asal Amerika Serikat; Rafael Enrico Pribadi menghadapi Brian Duan dan Muhammad Jafar Harisah menantang unggulan kedua, Brandon Duan.

Dengan undian di atas, Indonesia memastikan dua tempat pada semifinal tunggal putra turnamen bertitel resmi ITF J30 Sukoharjo. Berkerja sama dengan Kentoeng Tennis Academy pada edisi kelima, kejuaraan resmi besutan DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) adalah bukti keseriusan kedua klub dalam mengembangkan ekosistem tenis usia muda di Indonesia. ***

wwwwww