Maros Reina Sebut Super League 2025/2026 Sulit dan Penuh Tantangan
![]() |
| Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina. (Ileague.id) |
Penulis: Azhari Nasution
Pelatih asal Spanyol ini resmi menukangi Macan Putih sejak 4 Desember tahun lalu untuk menggantikan Ong Kim Swee yang harus pulang ke Malaysia untuk membangun sepak bola muda di negaranya.
Laga tandang Persik melawan Persebaya, 23 Mei nanti, jadi pertandingan ke-21 bagi jurutaktik berusia 41 tahun ini. Dari 20 pertandingan sebelumnya, Marcos Reina mencatat tujuh kemenangan, tiga imbang, dan sepuluh kekalahan.
Meski kariernya di Indonesia baru seumur jagung, Marcos Reina membawa gaya permainan berbeda bagi skuat Persik Kediri. Style Spanyol yang diusungnya membuat performa Hamra Hehanussa dkk. makin rancak dan enak ditonton.
"Saya belajar banyak selama di sini. Sebagai orang baru, saya harus beradaptasi dengan lingkungan. Saya belajar kultur, karakter pemain lokal, dan skill mereka," katanya.
Soal pemain, mantan arsitek Ranger's FC di Liga Andorra ini juga mengamati penggawa lokal yang membela tim lain. "Kesimpulan saya Indonesia punya banyak pemain lokal bagus. Sepak bola negara ini akan terus berkembang. Begitu juga kompetisinya jika terus ditata lebih baik lagi," ucapnya.
Marcos Reina juga menyebut selama menjadi pelatih, Kompetisi Super League termasuk salah satu kompetisi sangat sulit dan penuh tantangan. "Super League sangat kompetitif. Tiap pekan kita tak bisa memprediksi hasil akhir pertandingan. Ini membuat saya harus bekerja keras tiap hari dan merancang taktik baru. Tapi bagi saya ini faktor sangat menarik," tuturnya. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Mimbar Bertuah, Binawidya |











