Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Asian Beach Games Sanya 2026

Bintang/Sofyan ke Perempat Final, Andy: Masih Ada Kesalahan Dasar

Bintang/Sofyan ke Perempat Final, Andy: Masih Ada Kesalahan Dasar
Timnas Voli Pantai Putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman saat diskusi dengan pelatih Andy. (NOC Indonesia)
Minggu, 26 April 2026 18:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA - Kabar membanggakan datang dari cabang olahraga voli pantai di Asian Beach Games Sanya 2026. Pasangan putra Timnas Voli Pantai Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar/Sofyan Rachman, memastikan langkah ke perempat final usai menang di babak 16 besar yang berlangsung di Tianya Haijiao.

Menghadapi pasangan Jepang, Kosuke Fukushima/Nassim Malki, Bintang/Sofyan tampil solid sejak awal pertandingan. Mengandalkan servis agresif dan serangan yang efektif, mereka mampu mengendalikan jalannya laga meski sempat mendapat tekanan saat lawan mengejar ketertinggalan. Indonesia akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung, 21–19 dan 21–15.

Hasil ini mengantarkan Bintang/Sofyan ke babak delapan besar, di mana mereka akan menghadapi pasangan Thailand, Muadpha/Muneekul. Pelatih Andy Ardiansyah menilai peluang anak asuhnya cukup terbuka jika mampu bermain lebih disiplin.

“Secara permainan, kami melihat Jepang sebenarnya lebih kuat dibanding Thailand. Apalagi Thailand sering berganti pasangan. Insyaallah Bintang dan Sofyan sudah cukup mengenal pola permainan mereka karena sering bertemu,” ujar Andy.

Meski meraih kemenangan penting, Andy tetap menyoroti sejumlah catatan evaluasi, khususnya terkait aspek fundamental permainan. “Masih ada kesalahan dasar seperti passing yang belum terkontrol dan miss komunikasi di lapangan. Hal-hal seperti bola di tengah itu harus jelas siapa yang ambil. Mereka harus saling bantu dan saling mengisi,” tegas Andy.

Andy yang merupakan legenda Timnas Voli pantai Indonesia itu juga mengingatkan agar kemenangan atas Jepang tidak membuat pemain cepat puas. “Saya tekankan kepada mereka untuk tidak cepat puas. Setiap hari harus ada peningkatan,” tambah Andy.

WartaPKU.com Pasangan Voli Pantai Putri Ind
Pasangan Voli Pantai Putri Indonesia, pasangan Nur Atika Sari/Josephine Kaize saat kalah dari China. (NOC Indonesia)

Sementara itu, dari sektor putri, pasangan Nur Atika Sari/Josephine Kaize harus mengakui keunggulan tuan rumah China, Dong Jie/Jiang Kaiyue. Meski sudah mencoba tampil lebih hati-hati, keduanya masih kesulitan menghadapi dominasi lawan, dan harus menyerah dengan skor 11–21 dan 9–21.

Nur Atika mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki ke depan. “Pertandingan hari ini masih banyak kekurangan. Lawan lebih berpengalaman, terutama dari segi mental. Mudah-mudahan ke depan kami bisa tampil lebih baik,” ungkap Nur Atika.

Senada dengan itu, Josephine menekankan pentingnya peningkatan mental dan chemistry tim. “Mental harus lebih kuat lagi. Chemistry sudah mulai terbentuk, tapi kalau pemusatan latihan lebih panjang, pasti bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Nur Atika menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia. “Terima kasih untuk dukungan masyarakat Indonesia. Maaf kami belum bisa memberikan hasil terbaik di multievent ini. Semoga ke depan kami bisa lolos ke Asian Games,” tutupnya. ***

wwwwww