Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Asian Beach Games Sanya 2026

Bintang Akbar/Sofyan Ahmad dan Nur Atika Sari/Josephine Kaize Menang Meyakinkan

Bintang Akbar/Sofyan Ahmad dan Nur Atika Sari/Josephine Kaize Menang Meyakinkan
Pasangan putra Bintang Akbar/Sofyan Achmad. (NOC Indonesia)
Kamis, 23 April 2026 18:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA – Timnas Voli Pantai Indonesia tampil meyakinkan pada laga pembuka Asian Beach Games Sanya 2026. Bermain di Tianya Haijiao, Sanya, China, pasangan putra Bintang Akbar/Sofyan Achmad mengawali kemenangan atas wakil Timor Leste, Joel Savio Valente/Joninho Fernandes Xavier dengan skor 21–14 dan 21–8.

Pelatih Timnas Voli Pantai Putra Indonesia, Andy Ardiansyah, mengungkapkan bahwa laga pembuka dimanfaatkan untuk membangun ritme sekaligus beradaptasi dengan kondisi lapangan.

“Fokus kami di pertandingan pertama adalah adaptasi dengan lapangan dan angin. Secara keseluruhan sudah cukup baik, dan kami juga tidak ingin terlalu memaksakan permainan untuk menghindari risiko cedera,” ujar Andy.

Kesuksesan Bintang/Sofyan diikuti pasangan putri Indonesia, Nur Atika Sari/Josephine Kaize. Menghadapi wakil Maladewa, Aishath Ishfau Ishag/Rishga Mariyam, mereka tampil superior dan menang telak 21–1 dan 21–6.

Nur Atika menyebut kemenangan ini menjadi modal penting untuk menatap laga berikutnya. “Pertandingan pertama ini kami gunakan untuk adaptasi karena belum sempat mencoba lapangan sebelumnya. Kami juga mulai membangun ritme permainan untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Atika.

WartaPKU.com Pasangan putri Indonesia, Nur
Pasangan putri Indonesia, Nur Atika Sari/Josephine Kaize. (NOC Indonesia)

Atika menambahkan, menghadapi pertandingan selanjutnya, Ia dan Josephine akan mulai mengembangkan strategi permainan cepat untuk meningkatkan agresivitas serangan dan mengoleksi lebih banyak kemenangan.

“Kami akan mencoba strategi bola-bola cepat agar permainan lebih variatif dan efektif di pertandingan selanjutnya,” tambahnya.

Namun, hasil berbeda didapat pasangan Fairuz Baihaqly/Imam Ahmad Faisal pada laga penutup hari pertama. Menghadapi wakil Lebanon, Jad Abi Karam/Hadi El Chabib, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan di set pertama 21–16. Pertandingan kemudian terhenti pada set kedua saat Fairuz mengalami cedera dalam posisi skor 20–16.

Meski demikian, tim pelatih tetap melihat banyak catatan positif dari penampilan hari pertama. “Kami akan fokus memperbaiki beberapa kesalahan, terutama di servis, agar bisa tampil lebih optimal di pertandingan berikutnya,” tutup Andy. ***

wwwwww