Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

“Thanks Coach Dejan Antonic. All The Best, Coach!

“Thanks Coach Dejan Antonic. All The Best, Coach!
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic. (Ileague.id)
Kamis, 05 Maret 2026 16:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG – Semen Padang FC kembali gagal mencatat kemenangan yang ditargetkan. Kegagalan memetik tiga poin kali ini didapat pada laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 melawan PSIM Yogyakarta.

Kabau Sirah hanya mampu main imbang tanpa gol melawan PSIM di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu (4/3/2026) malam. Dan kegagalan mencatat kemenangan ini juga akhirnya membuat manajemen Kabau Sirah menyudahi kerjasama dengan pelatih kepala Dejan Antonic.

Pada laga itu, Semen Padang sebenarnya punya kesempatan besar mencatat tiga poin karena PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Adalah gelandang Fahreza Sudin yang diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-38 usai melakukan pelanggaran keras.

Meski unggul dalam jumlah pemain, nyatanya hingga laga usai, Semen Padang tak mampu mencetak gol ke gawang PSIM.

“Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things,” demikian tertulis pada akun instagram resmi Semen Padang FC, Kamis (5/3). Keterangan itu sekaligus melengkapi foto postingan bergambar sang pelatih dengan tulisan “Terima Kasih Coach Dejan Antonic”.

“Kebersamaan tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir. Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan komisaris dan penasehat tim. Terima kasih Coach Dejan,” demikian bunyi keterangan resmi yang juga disampaikan pada postingan tersebut.

Dejan Antonic sendiri sebenarnya dipilih manajemen untuk menjadi nahkoda tim tidak sejak awal musim. Dia masuk pada 10 Oktober 2025 lalu menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Eduardo Almeida.

Tambahan satu poin dari hasil imbang lawan PSIM membuat Semen Padang masih ada di zona merah. Dari 24 laga yang sudah dijalani, Semen Padang baru mencatat 17 poin dan kini menempati peringkat ke-17.

Sebelumnya, usai pertandingan lawan PSIM, Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil akhir yang mestinya bisa lebih baik lagi.

“Laga berakhir imbang 0-0. Kita tidak senang karena kita punya banyak peluang, tapi tidak bisa mencetak gol. Kalau saja beberapa peluang di babak pertama ada yang berbuah gol, cerita mungkin akan berbeda. Di babak kedua kita ganti sistem dengan menambah pemain di depan dan menghasilkan tiga peluang yang lagi-lagi gagal dimaksimalkan jadi gol,” ucap Dejan Antonic. ***

wwwwww