Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
7 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Hadapi PSBS, PSIM Terlecut Kembali ke Jalur Kemenangan

Hadapi PSBS, PSIM Terlecut Kembali ke Jalur Kemenangan
Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel. (Ileague.id)
Jum'at, 27 Februari 2026 13:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN – PSIM Yogyakarta akan menjalani laga tandang pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 dengan dijamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yohyakarta, Jumat (27/2/2026) kickoff 20.30 WIB. Meski terpaut posisi yang cukup jauh pada papan klasemen, namun PSIM mewaspadai benar motivasi PSBS untuk dapat bangkit.

Saat ini PSIM masih ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 33 poin. Jika mampu memenangi pertandingan nanti, Laskar Mataram dipastikan akan naik dua strip lebih baik melangkahi Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang ada di peringkat ke-6 dan ke-7 dengan koleksi 35 poin dan sudah melakoni laga pekan ke-23.

Sedangkan PSBS saat ini masih berjuang di papan bawah untuk dapat menjauh dari jeratan zona merah. PSBS ada di posisi ke-15 dengan 18 poin, atau punya nilai yang sama dengan Persijap yang ada di peringkat 16.

Perolehan poin dari PSBS juga hanya terpaut dua saja dari Semen Padang FC yang ada di peringkat 17 dengan nilai 16.

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel menuturkan, persiapan untuk laga kali ini tertantang dengan jadwal yang padat. Ini karena memang PSIM baru menjalani laga terakhirnya di pekan ke-22 melawan Bali United FC pada Senin (23/2) lalu.

“Persiapannya singkat karena kita istirahat selama satu hari untuk pemulihan karena jadwal yang padat. Setelah pertandingan ini akan ada pertandingan lain setelahnya, jadi ini akan menjadi minggu berat bagi kami,” kata Van Gastel.

Tidak hanya itu, PSIM tentu terlecut untuk dapat segera kembali ke jalur kemenangan. Pasalnya, PSIM sudah puasa kemenangan di lima laga terakhirnya secara beruntun dengan hanya mampu mencatat tiga kali imbang dan dua kali kalah.

Mengenai kekuatan PSBS, pelatih asal Belanda ini menyadari benar jika PSBS Biak dipastikan tampil membawa angin segar setelah melakukan pergantian kursi pelatih kepala. Kondisi tersebut membuat Laskar Mataram harus waspada penuh.

“Saat ada pelatih baru, selalu ada energi baru dan para pemain merasa seperti mendapat kesempatan baru. Meski demikian, gaya bermainnya tidak begitu banyak berbeda,” jelas Van Gastel.

Dia juga menuturkan, posisi PSBS di klasemen akan membawa motivasi lebih bagi lawan untuk bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti. “Bagi mereka setiap pertandingan sangat penting sekarang untuk menjauh dari zona degradasi. Ini pasti akan membuat mereka berjuang lebih keras lagi,” tegas Van Gastel. ***

wwwwww