Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
25 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
22 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
19 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Semen Padang Dapat Pelajaran Penting dari Bhayangkara FC

Semen Padang Dapat Pelajaran Penting dari Bhayangkara FC
Semen Padang dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 0-4. (Ileague.id)
Rabu, 25 Februari 2026 16:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDAR LAMPUNG - Upaya Semen Padang FC untuk memanfaatkan momentum guna keluar dari zona merah kembali belum memenuhi target. Bertanding pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (24/2/2026) malam, tim berjuluk Kabau Sirah kalah menyakitkan 0-4 dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Kepercayaan diri Semen Padang yang punya catatan positif saat menghadapi tim-tim besar macam Persija Jakarta, Bali United FC juga Malut United FC gagal berlanjut.

Semen Padang FC sudah kebobolan di menit ke-27 melalui tendangan penalti winger tuan rumah, Moussa Sidibe. Usaha Kabau Sirah untuk bangkit makin terkendala karena menit ke-35 sudah harus bermain dengan 10 pemain usai gelandang Boubakary Diarra diganjar kartu merah oleh wasit setelah menerima kartu kuning keduanya.

Kartu kuning kedua itu harus diterima Diarra usai melakukan pelanggaran keras terhadap Wahyu Subo Seto. Permainan Semen Padang makin limbung usai lawan mampu menggandakan kedudukan di menit ke-50 kembali lewat titik penalti yang kini dieksekusi sempurna oleh Ryo Matsumura.

Semen Padang kembali harus tertunduk di menit ke-53 setelah gawangnya kembali dijebol Moussa Sidibe mencetak gol di menit ke-53. Mantan pemain Persis Solo itu setelah menyambut bola sodoran Privat Mbarga yang melakukan penetrasi di sektor kiri pertahanan Semen Padang.

Bernard Henry Doumbia membuat Semen Padang makin tertinggal lewat gol di menit ke-74 dan membuat Bhayangkara FC unggul empat gol tanpa balas. “Kita kalah di laga ini. Selamat untuk Bhayangkara FC. Kita dapat dua penalti dan juga kartu merah. Ini jadi pelajaran penting untuk Semen Padang,” kata pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic.

Kegagalan menambah poin membuat Semen Padang masih terpuruk di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-17 dari 18 kontestan. Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu baru mampu mengoleksi 16 poin hasil dari empat kali menang, empat kali imbang dan 15 kali kalah.

Satu strip dibawah Semen Padang atau di posisi juru kunci, ada Persis Solo dengan koleksi nilai 13. Sedangkan diatas Kabau Sirah, ada PSBS Biak dan Persijap Jepara di posisi ke-15 dan 16 yang saat ini mengumpulkan nilai 18 atau selisih dua poin. ***

wwwwww