Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Andritany Ardhiyasa Tak Alergi dengan Evaluasi

Andritany Ardhiyasa Tak Alergi dengan Evaluasi
Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. (Ileague.id)
Rabu, 25 Februari 2026 17:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TERNATE - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, mengungkapkan pandangannya usai timnya meraih kemenangan dramatis 3–2 atas Malut United FC di Stadion Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Selasa (24/2/2026) kemarin.

Tiga gol Persija dibuka melalui aksi Alaaeddine Ajaraie pada menit ketujuh, disusul tandukan Jordi Amat pada menit ke-28, dan ditutup oleh gol penentu Fabio Calonego pada menit ke-79. Sementara itu, gawang Andritany harus kebobolan lewat gol Ciro Alves (77’) dan David da Silva (81’) yang sempat membuat laga memanas di penghujung pertandingan.

Andritany menilai tiga poin yang dibawa pulang dari Ternate diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Bermain di hadapan pendukung tuan rumah yang tampil agresif dan terus menekan, Persija dipaksa bekerja ekstra hingga peluit panjang berbunyi.

“Pertandingan ini memang tidak mudah. Kami sempat unggul 2–0, tetapi setelah itu laga menjadi semakin ketat hingga akhir. Tekanan datang bertubi-tubi,” ujar Andritany.

Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.

“Berkat kerja keras semua pemain, staf, dan tim, kami berhasil membawa pulang tiga poin. Hasil ini menjaga kami tetap berada di jalur persaingan. Ini juga menjadi modal yang sangat bagus karena pada pertandingan berikutnya kami akan menghadapi tim papan atas Borneo FC di kandang,” katanya.

Terkait dua gol yang bersarang di gawangnya, Andritany menunjukkan sikap rendah hati. Ia mengakui tidak alergi dengan evaluasi demi penampilan yang lebih baik ke depan.

“Dua gol itu wajar terjadi karena sepak bola adalah permainan yang dinamis. Saya juga mengakui ada bagian kesalahan dari saya. Sebagai pemain, itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan saya bisa tampil lebih baik dan lebih siap dalam situasi apa pun,” tuturnya dengan penuh tanggung jawab. ***

wwwwww