Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

FIFA Series 2026, Ajang Tepat Uji Coba Timnas Indonesia Hadapi Dua Gaya Permainan Kontras

FIFA Series 2026, Ajang Tepat Uji Coba Timnas Indonesia Hadapi Dua Gaya Permainan Kontras
Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman. (PSSI)
Senin, 23 Februari 2026 23:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - FIFA telah secara resmi meluncurkan jadwal untuk perhelatan FIFA Series 2026, dengan Jakarta ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah pada tanggal 27 dan 30 Maret 2026 mendatang.

Momen ini disambut optimisme Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang melihatnya sebagai panggung ideal untuk menguji kekuatan baru Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.

Turnamen yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta ini tidak hanya akan menampilkan Skuad Garuda, tetapi juga tiga negara dari konfederasi yang berbeda: Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).

Kehadiran tim-tim dengan latar belakang sepak bola yang beragam ini dipandang Erick Thohir sebagai kesempatan emas. "Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Erick Thohir menambahkan bahwa FIFA Series adalah ajang yang sangat tepat untuk uji coba karena Timnas akan langsung dihadapkan pada dua gaya permainan yang kontras.

Pertandingan pertama Indonesia pada 27 Maret 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya. Skuad Garuda dijadwalkan melawan St. Kitts and Nevis, salah satu negara dari konfederasi CONCACAF.

Erick Thohir menyoroti karakteristik unik lawan perdana ini. "Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris. Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack," jelas Erick.

Ini akan menjadi tantangan taktis perdana bagi John Herdman untuk meracik strategi yang mampu meredam kecepatan dan efisiensi permainan lawan.

Jika berhasil melewati hadangan pertama, tantangan berikutnya tidak kalah berat. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Kedua tim ini menawarkan gaya bermain yang sangat berbeda, memberikan Skuad Garuda pengalaman berharga.

Mulai dari Kepulauan Solomon yang terkenal dengan pemain-pemain teknis dan skillful berkat pengaruh kuat futsal dan sepak bola jalanan. Di sisi lain, Bulgaria merepresentasikan kekuatan sepak bola Eropa Timur yang pragmatis, sangat disiplin dalam bertahan, dan berbahaya saat memanfaatkan momen individu.

Pada akhirnya, Erick Thohir berharap turnamen ini menjadi fondasi penting bagi era baru Timnas Indonesia. Dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua yang berbeda, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.

"Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas," ungkap Erick. 

Jadwal lengkap FIFA Series 2026 di Indonesia:

Jumat, 27 Maret 2026:

Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis

Pukul 20.00 WIB 

Bulgaria vs Kepulauan Solomon

Pukul 15.30 WIB

Senin, 30 Maret 2026: 

Perebutan tempat ketiga

Pukul 15.30 WIB

Final FIFA Series 2026

Pukul 20.00 WIB. ***

wwwwww