Tragedi di Turunan Panyalaian, Truk Trailer Sapu Warung dan Kendaraan
![]() |
TANAH DATAR – Suasana tenang di jalur Padang Panjang–Bukittinggi berubah mencekam saat sebuah truk trailer bermuatan pupuk meluncur tanpa kendali, Senin (26/1/2026). Tragedi yang terjadi di Nagari Panyalaian ini merenggut lima nyawa dan menghancurkan bangunan warung serta kendaraan di sekitarnya.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi mengungkapkan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh rem blong saat truk melintasi jalur menurun tajam. Meski begitu, tim penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab teknis lainnya.
"Total korban meninggal dunia sebanyak lima orang dan empat lainnya mengalami luka-luka," jelas Wisnu Hadi.
Berdasarkan data kepolisian, korban jiwa terdiri dari sopir truk asal Sumatera Utara bernama Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho, serta empat warga lainnya yakni Alfizan, Jefrizal, Dian Febri, dan Yan Rahmat. Para korban luka, termasuk sopir truk boks bernama Zulfia, segera dievakuasi ke RS Yarsi dan RSUD Padang Panjang untuk penanganan medis darurat.
Saksi mata di lokasi kejadian, David, menggambarkan kengerian saat truk raksasa bernopol BK 9634 XA itu melaju sangat kencang dari arah Bukittinggi. Truk tersebut menghantam truk boks hingga terpental, menyapu sejumlah sepeda motor, dan akhirnya terbalik di halaman rumah warga setelah menghancurkan warung makan.
"Kencang sekali kendaraannya. Padahal saat itu kondisi jalan sedang sepi," kenang David.
Jalur Panyalaian selama ini memang dikenal sebagai rute maut bagi kendaraan berat karena tanjakan dan turunan yang ekstrem. Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan akan pentingnya kelaikan kendaraan dan kewaspadaan ekstra saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | gelora.co |
| Kategori | : | Warga Bertuah, Binawidya, Senapelan |











