Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
2
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
17 menit yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Binawidya

Pasca Banjir dan Longsor, Gempa Kembali Mengguncang Agam Sumbar

Pasca Banjir dan Longsor, Gempa Kembali Mengguncang Agam Sumbar
Sejumlah warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam sedang berada di luar rumah usai gempa bumi melanda daerah itu sebanyak dua kali, Minggu (28/12/2025). (foto: antara/yusrizal)
Minggu, 28 Desember 2025 12:56 WIB

AGAM – Kepanikan kembali menyelimuti warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut, Minggu (28/12/2025) pagi. Getaran terasa kuat dan membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, di tengah kondisi daerah yang masih dilanda bencana banjir dan tanah longsor.

Gempa pertama dirasakan sekitar pukul 09.11.34 WIB dengan magnitudo 4,6. Tak berselang lama, gempa susulan kembali terasa sekitar pukul 09.15.46 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,7.

Afrida, warga Lubuk Basung, mengaku panik saat gempa terjadi. Ia dan keluarganya langsung keluar rumah setelah merasakan getaran kedua yang lebih kuat.

“Kami sekeluarga panik keluar rumah. Tetangga-tetangga juga sama, semuanya keluar,” katanya.

Menurut Afrida, saat getaran pertama terjadi, ia masih bertahan di dalam rumah bersama keluarga sambil menonton televisi. Namun, gempa susulan membuatnya khawatir bangunan rumah tidak mampu menahan guncangan.

“Gempa kedua lebih terasa. Kami langsung keluar karena takut rumah ambruk,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada di koordinat 0,17 Lintang Selatan dan 100,10 Bujur Timur, sekitar 18 kilometer timur laut Kabupaten Agam, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

“Belum ada laporan kerusakan rumah atau bangunan lainnya. Saat ini kami masih melakukan pendataan ke pemerintah nagari,” ujarnya.

Di hari yang sama, gempa bumi dengan magnitudo 4,7 juga mengguncang wilayah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. 

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menyebut gempa tektonik yang berpusat di Kecamatan Bonjol itu tidak menimbulkan ancaman gelombang laut. 

“Gempa tektonik magnitudo 4,7 yang terjadi pukul 09.11 WIB tidak berpotensi tsunami,” katanya di Kota Padang. 

Meski tidak menimbulkan kerusakan serius, aparat kebencanaan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, mengingat wilayah Sumatera Barat merupakan kawasan rawan aktivitas seismik. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww