Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu, Indonesia Peringkat Kedua

Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu, Indonesia Peringkat Kedua
Ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen. (NOC Indonesia)
Sabtu, 20 Desember 2025 19:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK -  Kontingen Indonesia menutup partisipasi di SEA Games ke-33 Thailand 2025 dengan catatan prestasi membanggakan. Pasukan Merah Putih berhasil mengoleksi total 331 medali terdiri dari 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu. Posisi Indonesia berada di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Pencapaian ini menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir pada SEA Games Chiang Mai, Thailand 1995. Raihan di Bangkok juga tercatat sebagai hasil terbaik Indonesia di luar status sebagai tuan rumah, setelah menjadi juara umum pada SEA Games 2011.

Selain itu, torehan 91 medali emas di Thailand 2025 juga melampaui capaian Indonesia pada SEA Games ke-32 Kamboja, sekaligus menegaskan peningkatan performa dan daya saing atlet Tim Indonesia di level Asia Tenggara. Beberapa cabor mencatatkan diri sebagai penyumbang medali terbanyak buat Kontingen Indonesia, yakni Atletik (9 emas, 5 perak, 6 perunggu), menembak (6 emas, 9 perak, 8 perunggu) dan cabang olahraga panahan (6 emas, 2 perak).

Menembak juga menjadi cabor yang paling banyak meraih total medali lewat 23 medali, atletik dengan 20 medali, pencak silat 12 medali, serta renang dan balap sepeda dengan 11 medali.

Cabang olahraga lainnya juga tercatat menjadi juara umum di SEA Games 2025 usai menguasai klasemen per olahraga dibanding negara lain. Mereka adalah panahan (6 emas, 2 perunggu), wushu (5 emas, 3 perak, 1 perunggu), dayung (7 emas, 10 perak, 7 perunggu), pencak silat (4 emas, 1 perak, 7 perunggu), bulutangkis (3 emas, 3 perak, 4 peruggu) dan triathlon (8 emas, 3 perak, 1 perunggu).

Catatan sejarah juga terukir di cabang olahraga ice hockey, basket ball 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra yang untuk pertama kali dalam sejarah mempersembahkan medali emas SEA Games buat Indonesia.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh anggota kontingen. Mulai dari atlet sebagai pahlawan Indonesia, pelatih, official, Chef de Mission (CdM), sponsor. Termasuk dukungan penuh yang diberikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

“Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas adalah prestasi yang sangat membanggakan dan bersejarah. Ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga nasional berjalan di jalur yang tepat. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, federasi cabang olahraga, serta dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Okto.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh Tim Indonesia sejak awal persiapan.

“Para atlet telah berjuang dengan luar biasa, menunjukkan disiplin, mental juara, dan semangat pantang menyerah. Capaian peringkat kedua ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang karakter, konsistensi, dan kebanggaan membawa Merah Putih di panggung Asia Tenggara,” ungkap Bayu

Sepanjang SEA Games Thailand 2025, atlet-atlet Indonesia tampil kompetitif di berbagai cabang olahraga, baik cabang unggulan maupun cabang potensial, memperlihatkan kekuatan tim yang semakin merata dan solid.

Prestasi ini menjadi modal penting bagi Tim Indonesia untuk menatap ajang olahraga internasional berikutnya, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga Asia Tenggara. ***

wwwwww