Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gubernur Mualem Pertanyakan Hilangnya 80 Ton Bantuan Aceh, Distribusi Logistik Diduga Bermasalah

Gubernur Mualem Pertanyakan Hilangnya 80 Ton Bantuan Aceh, Distribusi Logistik Diduga Bermasalah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf
Kamis, 11 Desember 2025 06:06 WIB

BANDA ACEH – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, muncul kabar mengejutkan mengenai dugaan hilangnya 80 ton bantuan logistik yang dikirim ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menyebut laporan itu sebagai sinyal serius yang harus segera diselidiki agar tidak menambah luka masyarakat yang tengah berjuang.

Meski informasi tersebut belum dapat dipastikan, Mualem menegaskan pentingnya verifikasi menyeluruh.

“Saya dengar berita, entah benar atau tidak ada 80 ton bantuan logistik yang hilang. Ini masih kabar burung dan harus kita cek kebenarannya,” ujarnya di Banda Aceh, Kamis (11/12/2025).

Bener Meriah selama ini menjadi titik penghubung utama distribusi bantuan karena keberadaan bandara yang memungkinkan pengiriman logistik ke wilayah Aceh Tengah yang sempat terisolasi. Berbagai lembaga kemanusiaan dan donatur telah mengalirkan bantuan ke lokasi tersebut. Namun laporan awal menyebut sebagian tidak sampai ke tangan warga yang seharusnya menerima.

Melihat potensi penyimpangan, Mualem meminta aparat kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menelusuri jalur distribusi secara terbuka dan menyeluruh.

“Kita minta semua pihak memastikan bantuan ini tepat sasaran dan tidak ada yang diselewengkan,” tegasnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait keberadaan logistik yang diduga hilang. Pemeriksaan lanjutan direncanakan untuk memastikan fakta di lapangan sekaligus mencegah agar dugaan serupa tidak kembali terjadi.

Di tengah situasi bencana yang masih berjalan, kejelasan distribusi bantuan menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat Aceh yang masih bertahan di pengungsian dan bergantung pada suplai logistik pemerintah serta donatur. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww