Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Home  /  Berita  /  Pekansikawan

DPRD Kampar Jadi Korban Siram Air Cabai, Pelaku Klaim Dapat Perintah dari ‘Suara Tak Kasatmata

DPRD Kampar Jadi Korban Siram Air Cabai, Pelaku Klaim Dapat Perintah dari ‘Suara Tak Kasatmata
Pelaku bernama Joko (kaos merah) yang menyiramkan air cabai kepada anggota DPRD Kampar, Tony Hidayat, diamankan petugas di Desa Pandau Jaya, Kampar, Minggu (2/11/2025).
Senin, 03 November 2025 21:35 WIB

KAMPAR – Acara syukuran warga di Perumahan Mutiara Mas, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, berubah tegang ketika anggota DPRD Kampar, Tony Hidayat, disiram air cabai oleh seorang pria bernama Joko (38). Aksi mengejutkan itu ternyata bukan bermotif politik atau pribadi, melainkan dorongan yang disebut pelaku sebagai “bisikan gaib.”

Peristiwa terjadi Minggu (2/11/2025) pagi saat Tony hadir memenuhi undangan warga. Menurut keterangan Tony, pelaku tiba-tiba mendekat lalu menyiramkan air cabai yang sudah dicampur di mangkuk soto ke arah wajahnya.

“Dia langsung mendekat dan menyiramkan air cabai ke muka saya. Setelah diamankan, dia bilang melakukan itu karena ada suara yang menyuruh,” ujar Tony usai bertemu pelaku di Polsek Siak Hulu, Senin (3/11/2025).

Dalam pemeriksaan, Joko mengaku bahwa ia sering mendapat bisikan gaib tentang kekasihnya yang hilang bernama Meritania. Bisikan itu meyakinkannya bahwa kekasihnya disekap dan butuh pertolongan. Ketika melihat spanduk bertuliskan “Selamat Datang Tony Hidayat,” Joko merasa seperti mendapat petunjuk untuk bertindak.

“Katanya, suara itu menyuruh dia datang dan menyiram air cabai ke saya. Ia mengira itu bisa membuka jalan untuk menemukan kekasihnya,” kata Tony menceritakan pengakuan pelaku.

Air cabai yang digunakan ternyata telah disiapkan sebelumnya. Joko mengaku awalnya membuat ramuan itu untuk mengusir semut di ladang abangnya, namun bisikan misterius membuatnya menggunakannya dengan cara berbeda.

Setelah kejadian, warga langsung mengamankan Joko dan menyerahkannya ke aparat kepolisian. Penyelidikan polisi menemukan bahwa pelaku merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan dan sudah enam kali keluar-masuk perawatan.

Selain itu, diketahui pula bahwa Joko sedang pisah ranjang dengan istrinya dan tinggal tidak jauh dari rumah Tony. Kondisi itu diduga memperburuk kesehatan mentalnya.

Tony, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kampar, memilih untuk tidak memperpanjang masalah dan memberikan maaf kepada pelaku. Namun, ia meminta agar pihak terkait memastikan Joko kembali mendapatkan perawatan intensif.

“Saya sudah memaafkan, tapi yang penting dia segera dirawat lagi. Jangan sampai nanti dia membahayakan orang lain atau dirinya sendiri,” ujarnya.

Tony menegaskan bahwa acara syukuran sebenarnya berlangsung penuh keakraban sebelum insiden itu terjadi. “Acara berjalan normal, ada penyambutan pencak silat, sambutan warga, dan makan bersama. Tidak ada tanda-tanda aneh sebelumnya,” ucapnya.

Sementara itu, pihak Polsek Siak Hulu memastikan telah berkoordinasi dengan RSJ Tampan untuk mengevaluasi kondisi kejiwaan pelaku dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental masyarakat perlu lebih diperhatikan. Kasus seperti Joko bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal tanggung jawab sosial untuk memastikan penanganan medis dan rehabilitasi berjalan sebagaimana mestinya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Parlemen, Warga Bertuah, Pekansikawan
wwwwww