Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
8 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
8 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
7 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Cinta, Uang, dan Pemerasan: Mahasiswi Pekanbaru dan Kekasihnya Tipu Pengusaha Sawit Rp1,6 Miliar

Cinta, Uang, dan Pemerasan: Mahasiswi Pekanbaru dan Kekasihnya Tipu Pengusaha Sawit Rp1,6 Miliar
Senin, 13 Oktober 2025 08:40 WIB

PEKANBARU – Nama Sisilia Hendriani (24) kini menjadi buah bibir di Riau. Mahasiswi asal Pekanbaru ini bukan viral karena prestasi akademik, melainkan karena tersandung kasus pemerasan terhadap seorang pengusaha sawit dengan modus Video Call Seks (VCS). Aksi yang dilakukannya bersama sang kekasih, Syamsul Zekri, berhasil membuat korban kehilangan uang hingga Rp1,6 miliar.

Kasus ini bermula dari laporan seorang pengusaha sawit berinisial MT yang diterima Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada 3 Agustus 2025. Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa Sisilia mengenal korban sejak 2019 di sebuah tempat hiburan malam di Pekanbaru. Komunikasi keduanya berlanjut melalui media sosial, dari Instagram hingga WhatsApp.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, korban berkenalan dengan pelaku SH melalui media sosial Instagram sejak 2019,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro Ridwan, Sabtu (11/10/2025). 

Menurut Ade, hubungan mereka terus berlanjut hingga pertengahan 2023. Dalam percakapan itu, korban disebut pernah mengajak Sisilia melakukan VCS dengan imbalan Rp1 juta. Namun, tanpa sepengetahuan korban, Sisilia merekam tangkapan layar saat pria itu dalam kondisi tanpa busana. 

Dari situlah aksi pemerasan dimulai. Bersama Syamsul Zekri, Sisilia mengancam akan menyebarkan gambar pribadi korban ke publik jika tidak memenuhi permintaan uang. Awalnya, korban menuruti dengan mentransfer Rp10 juta ke rekening mereka. Tetapi tekanan tak berhenti di situ.

“Pemerasan dilakukan berulang kali hingga Agustus 2025. Total kerugian korban mencapai Rp1,6 miliar,” ungkap Ade.

Dalam kurun waktu dua tahun lebih, pasangan ini memanfaatkan rasa takut korban. Pengusaha sawit tersebut khawatir keluarganya mengetahui skandal tersebut, sehingga terus menuruti permintaan pelaku. Selain uang tunai, pelaku juga diduga menerima beberapa aset lain berupa kendaraan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat di tengah maraknya kejahatan berbasis digital. Modus seperti ini memanfaatkan kerentanan dan privasi korban untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Kini, Sisilia dan Syamsul telah diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka akan dijerat dengan pasal pemerasan dan penyebaran konten asusila sesuai hukum yang berlaku. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww