Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
7 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pahami Kondisi Anggaran Kemenpora, Krisna Bayu: Biarkan Pak Menpora Erick Lebih Utamakan Multivent

Pahami Kondisi Anggaran Kemenpora, Krisna Bayu: Biarkan Pak Menpora Erick Lebih Utamakan Multivent
Krisna Bayu OLY bersama Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (NOC Indonesia)
Selasa, 30 September 2025 12:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PP Persambi Krisna Bayu OLY memahami beratnya perjuangan memenuhi anggaran menggelar Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025. Makanya, Bayu, panggilan karibnya, bisa memahami posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang baru menjabat menggantikan posisi Dito Ariotedjo ditengah minusnya anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Apalagi, Indonesia akan menghadapi tiga kalender multi event pada tahun ini. Yakni, Asian Youth Games (AYG) yang akan berlangsung di Manama, Bahrain, 21-31 Oktober, Islamic Solidarity Games (ISG) di Riyadh, Saudi Arabia, 7-21 November, dan SEA Games ke-33 di Thailand, 9-20 Desember 2025.

"Terus terang, Pak Menpora Erick Thohir itu telah menyampaikan keinginannya membantu usai serah terima jabatan. Sampai hari ini pun (Red-Selasa, 30 Setember) saya tetap komunikasi dan beliau juga melontarkan keinginannya tersebut bilamana ada anggaran," kata Bayu.

Sebagai Olympian dan Komite Eksekutif NOC Indonesia, Bayu menyadari kebutuhan anggaran Kontingen Indonesia tampil di AYG, ISG, dan SEA Games 2025 jauh lebih penting dibandingkan dengan Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025.

"Saya memahami kondisi anggaran Kemenpora. Biarkan Pak Menpora Erick Thohir konsentrasi dulu untuk memenuhi kebutuhan anggaran Kontingen Indonesia tampil di tiga multievent tersebut. Saya juga tidak ingin jumlah adik-dik saya dari cabang olahraga lain yang sudah mengorbankan waktu menjalani pelatnas dikurangi hanya karena membantu PP Persambi," ungkapnya.

"Tak perlu khawatir. Saya akan menjaga nama baik Indonesia untuk kesuksesan Kejuaraan Dunia Remaja dan Junior 2025 seperti ketika saya sebagai atlet berjuang untuk Merah Putih. Dan, saya akan mencoba mencari tambahan anggaran dari sponsor lain atau donatur demi memenuhi sembuah kebutuhan. Ini harus saya lakukan karena saya tidak ragu perhatian Pak Menpora Erick Thohir dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari terhadap kemajuan dunia olahraga Indonesia," lanjutnya.

Kejuaraan Dunia Sambo Junior atau World Youth and Junior Sambo Championship 2025 akan berlangsung di JSI Resort Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 3-5 Oktober 2025. Hingga kini, sudah tercatat 400 atlet dari 33 negara. Indonesia senddiri menurunkan 33 atlet yang dijaring dari hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sambo Remaja dan Junior di Padang, Sumatera Barat, 11-13 Julu 2025 lalu. ***

wwwwww