Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Parlemen

Mardiono Resmi Jadi Ketua Umum PPP Setelah Dapat Restu 30 DPW

Mardiono Resmi Jadi Ketua Umum PPP Setelah Dapat Restu 30 DPW
Muhamad Mardiono
Minggu, 28 September 2025 07:24 WIB
JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menetapkan Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum untuk periode 2025-2030. Keputusan itu diambil secara aklamasi dalam Muktamar X di Ancol, Sabtu (27/9), setelah seluruh 30 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menyatakan dukungan.

Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara, menyampaikan hasil tersebut sebagai bentuk kebulatan suara kader. "Insyaallah kami sudah sepakat dengan seluruh DPW bahwa tadi memang kami sudah ketuk palu dan menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono yang terpilih secara aklamasi," ujarnya.

Amir juga memberikan ucapan selamat secara langsung. "Saya ingin menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi dalam Muktamar X yang baru saja kami tetapkan," katanya.

Dengan mandat yang diterima, Mardiono diberi kewenangan untuk menyusun kepengurusan bersama delapan formatur, terdiri dari lima perwakilan DPW dan tiga perwakilan DPP PPP.

Menanggapi keputusan aklamasi, Mardiono menilai langkah tersebut sah secara aturan dan menjadi jalan keluar di tengah kondisi partai yang ia sebut darurat. "Tidak ada peraturan yang dilanggar dari penetapan ini. Maka proses bisa dipercepat dan kemudian ini kami anggap sebagai penyelamatan dalam kondisi situasi yang sangat darurat," ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:jpnn.com
Kategori:Parlemen
wwwwww