Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
9 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kampus

KAHMI Sulteng Dorong Kader Untuk Ciptakan Lapangan Kerja

KAHMI Sulteng Dorong Kader Untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Acara Rakerwil KAHMI Sulteng. (Ist)
Sabtu, 27 September 2025 17:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIGI - Rapat kerja wilayah (Rakerwil) Korps Alumni HMI (KAHMI) Sulawesi Tengah yang digelar di RTH Taiganja, Kalukubula, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (27/9/2025), merumuskan peta jalan (road map) untuk penciptaan lapangan kerja.

"Kader dan alumni HMI untuk bisa membuka lapangan pekerjaan, di tengah bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini," kata Ketua KAHMI Sulteng Andi Mulhanan Tombolotutu saat membuka Rakerwil KAHMI Sulteng. 

Dia menjelaskan saat ini bonus demografi Indonesia, telah mencapai 70 persen usia produktif dari 283 juta penduduk di tahun 2024. "Jangan sampai di usia produktif, tetapi tidak produktif, pada akhirnya akan menjadi beban negara," katanya menegaskan.

Lanjut dia, Indonesia khususnya Sulawesi Tengah memiliki Sumber Daya Alam (SDM) yang melimpah. Tetapi, harus pula disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. "Yang pula menjadi fokus, penciptaan lapangan kerja untuk pengelolaan SDM, membutuhkan modal, teknologi, keterampilan dan pasar," jelasnya.

Mulhanan meyakini program pemerintah saat ini yakni hirilisasi, kedaulauan pangan hingga kedaulan energi dapat menjadi peluang KAHMI, untuk turut serta ambil bagian menciptakan lapangan kerja. "Tujuan utamanya untuk membuka lapangan kerja," ujarnya.

Kata dia, HMI sebagai organisasi kader, jenjang akhir adalah menyebar dan masuk di berbagai bidamg seperti politisi, akademisi, birokrasi hingga dunia usaha.

"Kecuali dunia usaha, jenjang karir di bidang lain jumlahnya terbatas. Tetapi dunia usaha atau wiraswasta, tidak ada batasan usia produktifitas," katanya

Mulhanan menjelaskan jalan sehat itu merupakan rangkaian dari peringatan Milad KAHMI, sekaligus dirangkaikan dengan Rakerwil KAHMI Sulteng untuk masa bakti 2025-2030 dihadiri oleh pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI di 13 kabupaten dan kota se Sulteng. Rakerwil juga dirangkaikan dengan kegiatan jalan sehat sebagai peringatan Milad ke-59 KAHMI. ***

wwwwww