Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
2
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
3
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Longsor di Tambang Freeport Papua, Tujuh Pekerja Masih Menunggu Evakuasi

Longsor di Tambang Freeport Papua, Tujuh Pekerja Masih Menunggu Evakuasi
Sejumlah Haul Truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia.
Selasa, 09 September 2025 20:19 WIB

MIMIKA – Tujuh pekerja tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) masih terjebak setelah longsor melanda area Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Papua Tengah, Senin (8/9/2025) malam. Hingga Selasa (9/9/2025), tim gabungan terus berupaya keras membuka jalur evakuasi yang tertutup material longsoran.

Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, mengatakan operasional tambang dihentikan sementara demi keselamatan. “Prioritas utama saat ini adalah pembersihan jalur dan evakuasi yang aman bagi tujuh pekerja kontraktor tersebut,” katanya.

Longsor dipicu aliran material basah (wetmuck) yang tiba-tiba mengalir deras ke area tambang bawah tanah sekitar pukul 22.00 WIT. Lokasi kejadian berada tepat di bawah bekas tambang terbuka Grasberg yang sudah berhenti beroperasi beberapa tahun lalu.

Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, memastikan koordinasi dengan manajemen Freeport berjalan intensif. “Informasi dari pengamanan internal, tujuh orang pekerja masih terjebak. Sampai sekarang tidak ada laporan korban jiwa, kita berharap mereka segera selamat dievakuasi,” ujarnya. 

Meski terkunci jalur keluar, para pekerja diketahui berada di chamber darurat yang tersedia di jaringan tambang bawah tanah. Fasilitas itu dilengkapi pasokan udara bersih, logistik, serta komunikasi yang dirancang untuk kondisi darurat seperti runtuhan atau kebocoran gas.

Manajemen Freeport memastikan kebutuhan dasar para pekerja tetap terpenuhi. “Semua pekerja lain dalam keadaan aman. Tim evakuasi fokus untuk memastikan tujuh pekerja bisa keluar dengan selamat,” jelas Katri.

Proses pembersihan jalur masih berlangsung. Tim gabungan yang terdiri dari personel internal Freeport, aparat keamanan, dan tenaga teknis berpengalaman diterjunkan untuk mempercepat evakuasi tanpa mengorbankan keselamatan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww