Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Kampus

Legislator Harap Pelajar yang Ditangkap APH Saat Demonstrasi Tak Ditahan

Legislator Harap Pelajar yang Ditangkap APH Saat Demonstrasi Tak Ditahan
Aksi demo. (Ist)
Selasa, 02 September 2025 18:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ratusan pelajar yang ditangkap Aparat Penegak Hukum (APH) saat hendak mengikuti demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (DPR/MPR RI) Senayan, Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.

Anggota DPR RI Irma Suryani Chaniago berharap dengan ditangkapnya pelajar saat aksi demonstransi lalu tidak sampai dilakukan penahanan. Sebab, pelajar ini masih punya asa sebagai generasi penerus bangsa dan bukan sebagai perusuh seperti yang diberitakan selama ini.

"Untuk anak-anak remaja sebaiknya dibina, jangan ditahan apa lagi diperlakukan buruk. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Jika yang tidak mampu masukkan ke sekolah rakyat dan yang mampu bisa masuk kan ke barak untuk pelatihan bela negara dan pembentukan karakter. Jangan kategorikan mereka sebagai perusuh," ujarnya, Selasa (2/9/2025).

Politikus NasDem ini berpendapat, semua pihak harus membedakan mana pendemo maupun perusuh, khusus kepada anak-anak Indonesia Irma yakin jika mereka yang berdemo punya keberpihakan pada rakyat dan Indonesia,

"Tujuannya untuk memberikan kontrol system yang efektif pada Pemerintah dan Parlemen agar bekerja sungguh sungguh untuk mensejahterakan rakyat," ujarnya.

Selain itu, untuk pendemo yang masuk kategori pengangguran tapi bukan membawa bom molotov dan bukan yang membakar bakar fasilitas umum, berikan pendidikan fokasi dan tindaklanjuti dengan pemagangan agar ada outputnya.

Lebih lanjut anggota BURT DPR ini berharap atas kejadian ini Parlemen kedepan dapat memperbaiki kinerja sebagaimana yang dibutuhkan rakyat. dan stop borjuiceme dalam berperilaku (tentu ini berlaku bagi mereka suka pamer). ***

wwwwww