Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kampus

Tanggapi Aksi Unjuk Rasa, Majelis Ormas Islam DKI Jakarta Minta Pemerintah Bersikap Responsif

Tanggapi Aksi Unjuk Rasa, Majelis Ormas Islam DKI Jakarta Minta Pemerintah Bersikap Responsif
Aksi demo. (Ist)
Minggu, 31 Agustus 2025 18:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam Indonesia di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8). Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan maupun sekretaris jenderal organisasi kemasyarakatan Islam.

Muhammad Isnaeni, Presidium Majelis Ormas Islam (MOI) Jakarta dalam keterangannya mendesak pemerintah untuk bersikap responsive terhadap peristiwa yang terjadi belakangan ini. Mereka juga meminta pemerintah untuk tidak memberikan pernyataan yang kontradiktif.

"Mendesak kepada Pemerintah Indonesia baik itu Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk segera mengambil langkah – langkah yang responsive dan persuasive terhadap eskalasi sosial politik yang saat ini terjadi. Sekaligus tidak memberikan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kekecewaan publik," ujar Muhammad Isnaeni, Presidium Majelis Ormas Islam DKI Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Isnaeni juga meminta kepada seluruh rakyat untuk besikap tertib dan menjaga fasilitas umum dalam menyampaikan pendapatnya di ruang publik. Hal itu perlu dilakukan agar pesan yang disampaikan bisa terpenuhi.

"Menghimbau dan meminta kepada seluruh kader, anggota Majelis Ormas Islam dan rakyat secara umum untuk lebih konstruktif dalam menyampaikan aspirasi agar tujuan dan harapan yang diinginkan bisa tercapai, dengan tidak merusak fasilitas umum dan sosial," kata Isnaeni.

"Meminta aparat keamanan (Polri) untuk mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai protap dalam memberikan pengamanan terhadap rakyat," sambungnya.

Menurut Isnaeni MOI siap turun ke lapangan untuk menenangkan masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa demi kebaikan bersama. "Terkait dengan langkah konkret dalam menenangkan ummat/rakyat, Majelis Ormas Islam akan bersama-sama dengan MUI turun di tengah tengah masyarakat dalam upaya pencegahan demi maslahah (kebaikan) bersama," tutur Isnaeni. ***

wwwwww