Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Gelanggang

PERBATI Apresiasi Petinju Berprestasi, Ray Zulham: Jangan Berpuas Diri dan Terus Tingkatkan Prestasi

PERBATI Apresiasi Petinju Berprestasi, Ray Zulham: Jangan Berpuas Diri dan Terus Tingkatkan Prestasi
Ketua Umum PERBATI, Ray Zulham Farras Nugraha bersama petinju. (PB PERBATI)
Rabu, 27 Agustus 2025 23:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI), Ray Zulham Farras Nugraha meminta seluruh petinju Indonesia jangan pernah berpuas diri dengan prestasi yang dicapai pada penampilan perdana di ajang event internasional bertajuk Taipei City Cup International Boxing Tournament 2025.

Memang ini merupakan awal langkah yang baik. Namun, Ray Zulham Farras Nugraha tetap mengingatkan petinju Indonesia yang akan terpilih memperkuat Kontingen Indonesia yang akan dihadapkan dengan persaingan ketat pada SEA Games ke-33 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand, 10-19 Desember 2025 nanti. 

“Jangan pernah berpuas diri atas prestasi yang telah dicapai, tetapi terus tingkatkan latihan dan jalankan seluruh program yang telah disusun pelatih sehingga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi. Perlu diketahui bahwa persaingan di SEA Games 2025 nanti bakal ketat apalagi cabang olahraga tinju menjadi andalan tuan rumah Thailand,” kata Ray Zulham Farras Nugraha dalam acara pemberiaan apresiasi terhadap petinju berprestasi pada Taipei City International Boxing Tournament 2025 di Restoran Pelataran Hutan Kota Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Dalam upaya meningkatkan prestasi petinju Indonesia, kata Ray, panggilan karibnya, PERBATI akan mengirimkan petinju untuk menjalani trainning Camp (TC) di Vietnam dan Uzbekistan pada awal September mendatang.

“Mereka butuh sparring dengan petinju berkualitas agar bisa lebih matang saat tampil di SEA Games nanti. Makanya, kita akan memberangkatkan mereka untuk menjalani TC di Vietnam dan Uzbekistan,” tegasnya.

Pada SEA Games ke-33, cabang olahraga tinju memperebutkan 17 medali emas dengan mempertandingkan 9 kelas putra dan 8 kelas putri. Namun, Ray, pangilan karibnya, hanya menyebut Indonesia akan mengirimkan 13 kelas meskipun mendapatkan kuota 16 kelas.

“Kita hanya menurunkan petinju di 13 kelas saja dan nama-namanya akan diumumkan nanti. Yang pasti, mereka yang terbaik pasti akan masuk dalam Kontingen Indonesia,” tegasnya.

Terkait target di SEA Games ke-33 Thailand, Ray enggan bicara muluk-muluk, ”Satu medali emas saja itu sudah bagus.”

Seperti diketahui, di Taipei City Internastional Boxing Tournament 2025, Indonesia sukses merebut 6 medali. Terdiri dari tiga medali emas disumbangkan Nila Maharani (kelas bulu putri), Maikhael Robet Muskita alias Muskita (kelas berat ringan), dan Asri Udin (kelas ringan) yang juga meraih gelar petinju terbaik. Lalu, dua perak lewat penampilan  Israellah A B Saweho (kelas minimum putri) dan Aldom Sugoru (kelas bantam) serta satu medali perunggu yang diraih Huswatun Hasanah (kelas ringan putri). 

"Kami bangga dengan perjuangan anak-anak di Taipei. Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang konsisten, tinju Indonesia bisa kembali berjaya," tutupnya. ***

wwwwww