Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Laga Kandang Pertama Persik Kediri Lawan Madura United di Gresik

Laga Kandang Pertama Persik Kediri Lawan Madura United di Gresik
Suporter Persik Kediri. (Ileague.id)
Selasa, 12 Agustus 2025 21:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Persik Kediri terpaksa menggelar laga kandang pertama Kompetisi BRI Super League 2025/2026 lawan Madura United FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Sabtu, 16 Agustus 2025 mendatang.

Pasalnya pada saat bersamaan markas Macan Putih, Stadion Brawijaya Kota Kediri, dipakai upacara perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-80.

"Laga kandang pertama Persik bertepatan dengan HUT RI. Pemkot Kediri dan jajaran Forkompinda selalu melaksanakan upacara di Stadion Brawijaya. Jadi kami harus cari alternatif stadion lain untuk menjamu Madura United," jelas Tri Widodo, Ketua Panpel Persik di Kediri, Jawa Timur, Selasa (12/8/2025).

Sosok mantan penyiar radio lokal Kediri ini membeberkan alasan memilih menyewa Stadion Gelora Joko Samudro daripada Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang sejak lama dipersiapkan mengejar partai kandang, jika Persik harus jadi tim musafir.

"Kami tak bisa menyewa Gelora Delta Sidoarjo karena venue dipersiapkan untuk pertandingan Timnas Indonesia U23 pada Kualifikasi Piala Asia U23. Jadi opsi terbaik Persik main di Gresik," ungkapnya.

Kendati begitu, Tri Widodo sangat serius menyiapkan segala keperluan untuk kelancaran pertandingan Derby Jatim itu. "Lima hari mendatang, kami dari Panpel Persik mengurus segala keperluan untuk pertandingan di Gresik. Kami berterima kasih kepada pejabat di Gresik mulai Bupati dan Kadin Dispora yang telah merestui," ucapnya.

Berikutnya, lanjut Tri Widodo, pihaknya akan mengajukan izin penyelenggaraan pertandingan dan melakukan rapat kordinasi dengan aparat Kepolisian RI.

"Sesuai prosedur nanti ada risk assessment dari Polri. Kami juga rakor dengan Polres Gresik untuk pengamanan pertandingan. Kami akan tahu berapa jumlah personel yang dibutuhkan setelah rakor nanti," ujarnya.

Tri Widodo menegaskan Panpel Persik tak menerima, mengundang, atau memberi kuota bagi suporter Madura United. "Karena ada larangan awayday bagi suporter tamu, kami akan beritahukan ke pihak Madura United dan suporternya agar tak berangkat ke Gresik. Jadi dengan ini secara resmi kami tak akan menerima dan memberi kuota untuk suporter tim tamu," jelasnya. ***

wwwwww