Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
7 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Junas Pastikan Peta Persaingan Akan Beda di IBL All Indonesia 2025

Junas Pastikan Peta Persaingan Akan Beda di IBL All Indonesia 2025
Direktur IBL, Junas Miradiarsyah. (Gonews.co Group)
Rabu, 06 Agustus 2025 19:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Usai musim kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2025, pesta basket Indonesia kembali bergulir dengan hadirnya IBL All Indonesia 2025 Piala Menpora di Stadion Indoor Manahan Solo, Jawa Tengah, 16-31 Agustus 2025. 

Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi para pemain lokal Indonesia menunjukkan kemampuan mereka. “Para pemain lokal sudah memberikan kontribusi pada musim kompetisi lalu dengan banyaknya rekor individu yang mereka torehkan. Pada turnamen ini peran pemain lokal akan sangat besar sebab tanpa pemain asing dan heritage,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

IBL All Indonesia 2025 juga menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain muda termasuk rookie players. “Peta persaingan pasti akan berbeda dengan full pemain lokal. Tiap tim juga diberi kesempatan menghadirkan lima pemain debutan dalam roster mereka,” jelas Junas.

Sebanyak 13 tim peserta akan dibagi dalam dua grup. Drawing pembagian grup dilakukan pada Rabu, 6 Agustus 2025.”Mereka akan memperebutkan Piala Menpora. Kami berterima kasih kepada pemerintah yang melalui Kemenpora memberikan apresiasi pada perkembangan olahraga bolabasket,”tutur Junas.

Menurut Junas, pemilihan Stadion Indoor Manahan Solo sebagai tempat penyelenggaraan setelah melihat antusias masyarakat Solo saat Kompetisi IBL 2025. “Antusiasme mereka luar biasa. Dukungan pemerintah daerahnya juga sangat baik sehingga kita bisa menggunakan stadion baru dengan taraf standar yang bagus,” tambah Junas.

Hal ini juga menambah kesempatan pecinta bolabasket Solo dan sekitarnya untuk menyaksikan secara langsung bintang-bintang bolabasket Indonesia beraksi. “Tahun lalu, kota Jakarta mendapat kesempatan menjadi tuan rumah, tahun ini giliran Solo. Ini sejalan dengan visi untuk semakin menyebarkan virus bolabasket ke seluruh Indonesia,” paparnya. ***

wwwwww