Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kehadiran Inaspro di PORNAS XVII KORPRI Picu Geliat Industri Olahraga di Sumsel

Kehadiran Inaspro di PORNAS XVII KORPRI Picu Geliat Industri Olahraga di Sumsel
Acara penandatanganan kerjasama LPDUK /Inaspro dengan Panpel Pornas XVII Korpri Tahun 2025. (Gonews.co Group)
Selasa, 05 Agustus 2025 23:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan brand baru Inaspro (Indonesia Sport Promotion) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Panitia Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2025.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur LPDUK Kemenpora | Inaspro, Ferry Yuniarto Kono dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumsel, Edward Candra di Media Centre Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (5/8/2025) malam.

Perjanjian itu mengatur tentang pengelolaan dana komersial dalam rangka pelaksanaan Pornas XVII KORPRI 2025 yang akan berlangsung di  Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), 5 – 11 Oktober 2025.

“Sungguh luar biasa karena proses PKS sangat cepat. Tentu ini didasari oleh pengalaman kerja sama Pemprov Sumsel dengan LPDUK dalam event-event sebelumnya seperti di Asian Games 2018. Kami sudah pernah bekerja sama dengan baik dengan LPDUK maka kini diharapkan akan bisa terlaksana lagi,” kata Sekda Pemprov Sumsel, Edward Candra kepada wartawan.

Edward Candra berharap, kehadiran  Inaspro akan membantu Panpel Pornas XVII KORPRI dalam mencari dukungan sponsor. Selain itu juga tentunya dalam pengelolaan dana dalam pelaksanaan Pornas Korpri kali ini.

“Tentunya sebagai tuan rumah, Sumsel bukan saja ingin sukses dalam penyelenggaraan namun juga sukses administrasi disamping juga sukses pembedayaan ekonomi dan prestasi,” ujarnya.

Menurut Edward Candra, pembukaan akan dilaksanakan di Stadion Bumi Sriwijaya. Sedangkan pelaksanaan lomba akan dimanfaatkan Jakabaring Sport City. Adapun penutupan dilakssanakan di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Ada 13 cabang olahraga yang akan dipertandingkan diantaranya renang, voli, basket, bulutangkis, catur, menembak, gate ball, senam Korpri, tenis meja, tenis, panahan, pencak silat dan e-sport. 

Menyinggung tentang target peserta, Edward Candra menyatakan, karena ini melibatkan seluruh provinsi dan kementerian maka kalau berdasarkan pelaksanaan sebelumnya di Jawa Tengah yang diikuti 7.000–8.000 peserta maka diharapkan sama dengan yang lalu bahkan lebih.

“Biasanya seperti event-event seperti ini bukan hanya atletnya atau ASN-nya yang bertanding tetapi banyak suporternya. Tentu kami harap bisa lebih banyak yang datang ke Bumi Sriwijaya sehingga event ini bisa meningkatkan wisata dan pergerakan ekonomi khususnya UMKM,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, dengan telah adanya PKS bersama LPDUK Kemenpora | Inaspro maka diharapkan akan menudukung hadirnya banyak sponsor.  Sehinga menambah geliat industri olahraga khususnya di Bumi Sriwijaya. “Sponsor kita yang terdekat dengan Sumsel yaitu Bank Sumsel dan juga ada BUMN lainnya maka kita menggandeng LPDUK untuk mendatang sponsor lainnya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur LPDUK Kemenpora | Inaspro, Ferry Juniarto Kono mengemukakan bahwa Sumsel merupakan salah satu mitra utama lembaga yang kini dipimpinnya. Sebab, kerjasama dan sinergi sudah berhasil dijalankan sejak beberapa event sebelumnya. Sejak Asian Games 2018 Jakarta-Palembang hingga FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) VI di Sumsel Tahun 2022.

“Tentu kita mengapresiasi. Sekali lagi kalau mengacu kepada event sebelumnya di Sumsel. Mulai dari Asian Games dan Pornas antara LPDUK dan Pemda Sumsel bisa bekerja sama. Pengelolaam dana sponsornya cukup besar. Insya Allah ini akan bisa dilaksanakan lagi. Ini juga penghargaan untuk Pemprov Sumsel karena merupakan legacy dari Asian Games itu bisa terus digunakan untuk event-event olahraga sehingga segala bentuk investasi pemerintah masih berjalan secara baik. Inilah mengapa tanpa berpikir panjang kami atas izin Mas Menteri (Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo) mendukung penuh,” jelas Ferry Kono.

Kehadiran LPDUK | Inaspro, kata Ferry, mendukung imbauan Menpora Dito agar Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenpora ini bisa hadir ke setiap pemerintah daerah. Terutama untuk event olahraga yang didalamnya ada dana APBN atau APBD sehingga untuk dana komersialnya bisa dicatatkan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Ini sebuah bentuk transparasi untuk penyelenggaraan event yang menggunakan dana APBN dan APBD. Kami sudah diskusi panjang tentang bagaimana event ini bisa mendorong bisnis dari satu event,” kata Ferry.

Dia berharap, kerja sama  bukan hanya untuk Pornas KORPRI, namun juga tentang event-event internasional apa yang bisa Inaspro dapat hadirkan ke Sumsel. “Karena sesuai arahan Mas Menteri LPDUK menjadi Inaspro sehingga kita diminta terus aktif mendorong banyak event dengan fokusnya bagaimana industri olahraga makin berkembang sehingga tidak hanya memikirkan pertandingan saja tetapi juga mengelola bagaimana penontonnya dan pesertanya sehingga efek-efek ekonominya bisa berkembang,” paparnya.

Ferry yakin acara ini bisa membawa atlet yang banyak. Karena, Sumsel sebagai salah satu daerah yang memiliki destinasi di luar Jakarta. Belum lagi akomodasi dan transportasi di Sumsem cukup bagus. Bahkan, dia menyebut tidak hanya atlet, juga bisa hadir suporter dan keluarganya untuk menambah kesemarakkan seperti yang terjadi di FORNAS 2025 di NTB. 

Keterlibatan banyak banyak orang di Pornas Korpri ini, lanjut Ferry, tentu akan banyak UMKM, marchendise dan lain-lainnya. Ini bisa dimanfaatkan Bank Sumsel untuk bisa meningkatkan kegiatan yang bertransaksi. 

“Di kegiatan-kegiatan lain ini bisa menjadi model dari suatu event olahraga dimana bank-bank bisa turut menikmati transaksi-transaksi. Disitulah industri olahraga tumbuh,” jelasnya.

Turut hadir pada Konferensi Pers kali ini Inspektur Kemenpora, Agus Widaryanto, Reza Rhamadany (Divisi Pemasaran Bank Sumsel Babel) dan jajaran pejabat Pemprov Sumsel. ***

wwwwww