Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ini Alasan Dejan Racic Berkarier di Indonesia

Ini Alasan Dejan Racic Berkarier di Indonesia
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dejan Racic. (Ileage.id)
Selasa, 05 Agustus 2025 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menyambut kompetisi musim 2025/2026, antusiasme pemain asing untuk merumput di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League, terus berdatangan.

Tren positif beberapa musim terakhir menunjukkan bahwa BRI Super League telah menjelma menjadi magnet kuat bagi talenta-talenta internasional, bukan hanya sekadar persinggahan, melainkan destinasi yang menjanjikan.

Berbagai faktor fundamental telah berkontribusi pada peningkatan daya tarik ini, menjadikannya pilihan menarik bagi pemain asing dari berbagai level dan latar belakang.

Klub-klub semakin profesional dalam pengelolaan tim, strategi, dan pengembangan pemain. Pertandingan yang lebih kompetitif menuntut kualitas tinggi dari setiap pemain, sehingga menjadi tantangan menarik bagi pemain asing yang ingin menguji kemampuan mereka.

Atmosfer pertandingan di Indonesia tak ada duanya. Ribuan, bahkan puluhan ribu suporter memadati stadion dengan koreografi, nyanyian, dan semangat membara.

Beberapa faktor di atas disebut sebagai alasan utama Dejan Racic menerima tawaran dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Pemain yang mencetak 26 gol dari 24 laga bersama Hougang United FC di Singapore Premier League itu tak menyangkal jika dirinya sudah lama memendam asa untuk bisa berkarier di kompetisi teratas sepak bola Indonesia.

"Sejak saya datang ke Singapura, tujuan dan target utama saya adalah mencetak gol sebanyak mungkin di liga utama Singapura dan membuka pintu menuju liga yang lebih baik seperti Indonesia dan Thailand," kata Dejan Racic.

"Jadi saya mencetak 26 gol musim lalu dan hanya sedikit tawaran dari kedua negara yang datang. Jadi di awal proses, target saya adalah Indonesia," tambahnya.

Pilihan berlabuh di Bhayangkara FC menjadi keputusannya setelah tim yang kini bermarkas di Lampung ini mengirimkan tawaran.

Selain karena serius ingin mendapatkan jasanya, Dejan Racic menyebut kehadiran pemain dari Balkan menjadi alasan lainnya untuk hijrah ke tim berjuluk The Guardian itu.

"Saya melihat skuat Bhayangkara FC yang hanya memiliki beberapa pemain Balkan dan tahun lalu rekan satu tim saya, Stjepan Plazonja. Dengan adanya pemain dari Balkan, saya tahu saya akan beradaptasi lebih cepat dan belajar lebih baik dengan rekan satu tim yang sudah saya kenal sebelumnya," ungkapnya.

Berbicara targetnya musim ini, mengingat Bhayangkara Presisi Lampung FC pernah menorehkan sejarah menjuarai Liga 1 pada musim 2017, Dejan mengatakan bahwa catatan yang pernah ditorehkan itu menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi positif untuk tim.

"Seperti yang kita tahu mereka sudah meraih juara sebelumnya. Jadi ekspektasinya tinggi. Ini tim yang sangat berpengalaman dengan pemain asing yang bagus dan pemain lokal yang bagus yang memiliki pengalaman juga beberapa pemain tim nasional," ungkap pemain Montenegro ini. ***

wwwwww