Tol Padang Sicincin Selesai Dibangun, Warga Masih Menanti Akses dan Ganti Rugi Lahan
![]() |
| Foto Gerbang Tol Padang – Sicincin. |
PADANG – Harapan warga Sumatera Barat terhadap peningkatan konektivitas dan ekonomi kini mulai terlihat nyata, setelah ruas Jalan Tol Padang – Sicincin dinyatakan siap beroperasi. Proyek jalan tol sepanjang 35,9 kilometer ini membawa optimisme baru bagi pelaku usaha kecil, petani, hingga pelaku logistik yang selama ini bergantung pada akses darat yang terbatas.
Tokoh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, Rinaldi, menyebut proyek ini membawa harapan besar bagi perekonomian lokal. "Kami berharap jalan tol ini bukan hanya mempersingkat waktu tempuh, tapi juga memperlancar distribusi hasil tani dan membuka akses pasar lebih luas," ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Jalan Tol Padang – Sicincin merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yang pembangunannya dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur dan diawasi oleh konsorsium pengawas, termasuk PT Egis International Indonesia. Proyek ini dibangun dengan kecepatan rencana 80 km/jam dan lebar lajur 3,6 meter, dilengkapi bahu luar 3 meter serta median jalan 5,5 meter.
Selain mendukung efisiensi perjalanan, keberadaan tol ini dinilai bisa menghidupkan kawasan sekitar jalur. Warga Nagari Sicincin misalnya, berharap pembangunan simpang baru di wilayah Tarok City bisa segera rampung, agar lalu lintas masyarakat tidak terganggu. Saat ini, penyelesaian akses ke Lubuk Alung sepanjang 2,4 kilometer masih dalam proses.
Proyek ini tidak lepas dari tantangan, terutama dalam pembebasan lahan dan penyesuaian desain simpang. Namun, pemerintah berjanji akan menyelesaikannya secara bertahap, dengan tetap mengedepankan pendekatan partisipatif. "Kami terus berdialog dengan masyarakat dan pemda setempat, supaya pembangunan tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak sosial," ujar Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
Meskipun biaya investasi jalan tol ini mencapai Rp9,85 triliun, banyak pihak menilai manfaatnya akan lebih besar dalam jangka panjang. Bagi masyarakat Sumatera Barat, kehadiran tol ini bukan hanya soal infrastruktur megah, tapi peluang baru untuk tumbuh bersama pembangunan.
Jalan Tol Padang – Sicincin diharapkan segera dapat dinikmati masyarakat setelah resmi mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dari Direktorat Jenderal Bina Marga dan Surat Keputusan (SK) Pengoperasian dari Kementerian PU, tertanggal 19 Mei 2025. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Pasar & Niaga, Balai Kota, Keuangan, Binawidya, Kulim |











