Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Bahas Strategi Hadapi Ketidakpastian Global, Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang

Bahas Strategi Hadapi Ketidakpastian Global, Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat strategis bersama Ketua Dewan Energi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, dan jajaran di Hambalang, Kamis (31/7/2025)
Jum'at, 01 Agustus 2025 05:14 WIB

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat strategis bersama Ketua Dewan Energi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, dan jajaran di Hambalang, Kamis (31/7/2025). Rapat digelar secara tertutup dan membahas ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang disebut mencapai titik tertinggi dalam sejarah.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pembahasan utama rapat adalah antisipasi gejolak ekonomi global yang dapat berdampak pada Indonesia. Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan pentingnya strategi nyata dan tidak hanya berhenti pada wacana makroekonomi.

"Dunia sedang tidak dalam situasi normal. Presiden meminta agar kita tidak hanya reaktif, tapi memiliki langkah konkret menjaga ekonomi tetap tumbuh dan stabil," kata Teddy.

Meski penuh tantangan, pemerintah tetap menyuarakan optimisme. Indonesia diperkirakan mampu mencatat pertumbuhan yang kompetitif secara global berkat kekuatan ekonomi domestik yang dinilai masih kokoh.

Salah satu poin yang menjadi fokus ialah peluang ekspansi perdagangan dengan Amerika Serikat. Kesepakatan yang baru tercapai diyakini mampu mendongkrak ekspor nasional, terutama di sektor industri padat karya yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Selain itu, deregulasi menjadi sorotan dalam pembahasan. Penyederhanaan aturan disebut sebagai syarat utama untuk memastikan iklim investasi tetap menarik dan efisien.

"Penyederhanaan regulasi harus menjadi motor percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tambah Teddy.

Rapat ini mencerminkan arah pemerintahan Prabowo yang mulai menata strategi ekonomi jangka panjang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan tingkat tinggi, termasuk tokoh-tokoh strategis seperti Luhut yang selama ini dikenal sebagai koordinator sektor investasi dan energi nasional. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww