AS Kenakan Tarif Baru atas Produk RI, Prabowo Terima Surat Langsung dari Trump
![]() |
| Foto: Presiden AS Donald Trump berbicara pada konferensi pers, saat Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio pada pertemuan puncak NATO di Den Haag, Belanda, 25 Juni 2025. (reuters/brian snyder) |
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengejutkan dunia dengan kebijakan proteksionis terbarunya. Dalam sebuah surat resmi yang dikirim ke Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, Trump menyampaikan bahwa mulai 1 Agustus 2025, seluruh produk Indonesia akan dikenai tarif impor sebesar 32%.
Pengumuman ini dibagikan Trump melalui akun Truth Social miliknya, Senin (7/7/2025). Ia menyebut langkah ini diambil karena defisit perdagangan yang menurutnya merugikan kepentingan AS.
"Hubungan dagang harus fair dan resiprokal. Sayangnya, saat ini Indonesia menikmati surplus, dan kami membayar harga dari praktik itu," tulis Trump.
Lebih lanjut, ia menyatakan satu-satunya jalan untuk menghindari tarif adalah dengan membangun fasilitas produksi di wilayah AS. Ia menjanjikan kemudahan investasi bagi perusahaan Indonesia yang ingin relokasi.
"Kami akan memproses izin pembangunan pabrik secara cepat, dalam hitungan minggu, bukan bulan," katanya.
Namun Trump juga mengingatkan bahwa respons tarif balasan dari Indonesia akan memicu kenaikan tambahan hingga 32% pada produk RI. Ia menuding kebijakan perdagangan Indonesia selama ini sebagai ancaman terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan nasional AS.
"Selama bertahun-tahun, tarif dan hambatan dari pihak Anda merugikan kami. Sudah waktunya untuk bertindak," tegasnya.
Kebijakan sepihak ini langsung memicu diskusi hangat di kalangan pengusaha Indonesia. Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia terkait surat Trump tersebut. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | cnbcindonesia.com |
| Kategori | : | Kampus, Kuliner, Pasar & Niaga, Balai Kota, Parlemen |











