Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

AS Kenakan Tarif Baru atas Produk RI, Prabowo Terima Surat Langsung dari Trump

AS Kenakan Tarif Baru atas Produk RI, Prabowo Terima Surat Langsung dari Trump
Foto: Presiden AS Donald Trump berbicara pada konferensi pers, saat Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio pada pertemuan puncak NATO di Den Haag, Belanda, 25 Juni 2025. (reuters/brian snyder)
Selasa, 08 Juli 2025 09:13 WIB

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengejutkan dunia dengan kebijakan proteksionis terbarunya. Dalam sebuah surat resmi yang dikirim ke Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, Trump menyampaikan bahwa mulai 1 Agustus 2025, seluruh produk Indonesia akan dikenai tarif impor sebesar 32%.

Pengumuman ini dibagikan Trump melalui akun Truth Social miliknya, Senin (7/7/2025). Ia menyebut langkah ini diambil karena defisit perdagangan yang menurutnya merugikan kepentingan AS.

"Hubungan dagang harus fair dan resiprokal. Sayangnya, saat ini Indonesia menikmati surplus, dan kami membayar harga dari praktik itu," tulis Trump.

Lebih lanjut, ia menyatakan satu-satunya jalan untuk menghindari tarif adalah dengan membangun fasilitas produksi di wilayah AS. Ia menjanjikan kemudahan investasi bagi perusahaan Indonesia yang ingin relokasi.

"Kami akan memproses izin pembangunan pabrik secara cepat, dalam hitungan minggu, bukan bulan," katanya.

Namun Trump juga mengingatkan bahwa respons tarif balasan dari Indonesia akan memicu kenaikan tambahan hingga 32% pada produk RI. Ia menuding kebijakan perdagangan Indonesia selama ini sebagai ancaman terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan nasional AS.

"Selama bertahun-tahun, tarif dan hambatan dari pihak Anda merugikan kami. Sudah waktunya untuk bertindak," tegasnya.

Kebijakan sepihak ini langsung memicu diskusi hangat di kalangan pengusaha Indonesia. Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia terkait surat Trump tersebut. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:cnbcindonesia.com
Kategori:Kampus, Kuliner, Pasar & Niaga, Balai Kota, Parlemen
wwwwww