Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
6
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
14 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Baru 53 Persen, Penyaluran Dana Desa Pasaman Barat Dikejar Hingga Akhir Tahun, Realisasi Dana Desa Sebesar Rp98 Miliar

Baru 53 Persen, Penyaluran Dana Desa Pasaman Barat Dikejar Hingga Akhir Tahun, Realisasi Dana Desa Sebesar Rp98 Miliar
Salah satu kegiatan ketahanan pangan menggunakan dana desa di lahan persawahan Siialang Nagari Bunuik Kecamatan Kinali beberapa waktu lalu. (antara/ho-dpmn pasaman barat)
Senin, 30 Juni 2025 19:46 WIB

SIMPANG EMPAT – Realisasi penyaluran dana desa di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat hingga Juni 2025 telah mencapai Rp52.103.843.460 atau 53 persen dari total anggaran Rp98,13 miliar. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) Pasaman Barat, Syaikul Putra, menyebutkan pihaknya optimistis penyaluran dana akan mencapai target di 90 nagari yang tersebar di kabupaten tersebut.

"Realisasinya akan terus kita pacu di sisa waktu 2025 ini," katanya di Simpang Empat, Senin (23/6/2025).

Penyaluran tahap pertama telah cair, sementara tahap kedua direncanakan mulai Oktober atau November 2025. Dana desa dimanfaatkan untuk berbagai sektor, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga program prioritas nasional.

"Dana digunakan untuk BLT maksimal 15 persen, ketahanan pangan minimal 20 persen, dan tanggap bencana sesuai kebutuhan nagari," jelasnya.

Penggunaan lainnya termasuk sekolah lapangan untuk peningkatan kapasitas petani, pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur desa, serta penyelenggaraan pemerintahan nagari.

Selain itu, dana desa juga menyokong program pemulihan ekonomi nasional melalui pendirian dan penguatan badan usaha milik nagari, pengembangan usaha ekonomi produktif, dan pengembangan desa wisata.

"Program prioritas nasional seperti ketahanan pangan nabati dan hewani, pemberdayaan masyarakat desa, hingga pencegahan dan penurunan stunting juga menjadi fokus pemanfaatan dana desa," urainya. (ant)

wwwwww