Rani kalah dari Krasniqi yang merupakan peraih medali emas Olimpiade 2020 Tokyo ini karena terkena bantingan saat pertandingan berlangsung 37 detik. Dengan hasil ini, Krasniqi melaju ke babak perempat final.
"Prestasi Rani sudah luar biasa bisa menembus babak 16 besar." kata mantan pejudo nasional yang juga Komite Eksekutif KOI, Krisna Bayu.
Sebelumnya, Rani mengalahkan wakil Mozambaik, Jacira Ferreira di babak 32 Besar. Ia menang 10-0 berkat teknik Ippon saat pertandingan baru berrjalan 47 detik.
Rani yang berusia 24 tahun merupakan satu-satunya wakil Indonesia di cabang olahraga judo. Dia lolos ke Olimpiade 2024 Paris 2024 melalui kuota Kontinental Asia setelah menempati peringkat keenam.
Lolosnya Rani ke Olimpiade 2024 mengakhiri penantian panjang Indonesia yang tanpa wakil dari cabor judo dalam 12 tahun terakhir.
Rani merupakan atlet Judo kelahiran Jakarta, 8 Maret 2000. Dalam kariernya, ia memiliki catatan prestasi yang mengesankan.
Rani yang terpilih menjadi bendera Merah Putih pada acara pembukaan Olimpiade 2024 Paris pernah menjadi runner up dalam kejuaraan Hong Kong Asian Open 2024. Kemudian pernah menjadi peringkat ketiga di Warsaw European Open 2024. ***





