Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jaring Bibit Atlet Masa Depan, Kemenpora Gelar Identifikasi Bakat Cabor Panahan di Bantul

Jaring Bibit Atlet Masa Depan, Kemenpora Gelar Identifikasi Bakat Cabor Panahan di Bantul
Identifikasi Bakat cabang olahraga panahan di Bantul, Yogyakarta. (Humas Kemenpora)
Kamis, 18 Juli 2024 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus menjaring bibit-bibit atlet muda. Salah satunya dengan menggelar kegiatan identifikasi bakat (talent identification) atlet cabang olahraga panahan di GOR Sultan Agung Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (18/7/2024).

Pada hari pertama dilakukan tes dan pengukuran kepada 300 calon olahragawan berusia 8-12 tahun. Tes terdiri dari pengukuran anthropometri, biomotor dan teknik memanah. Dari seluruh peserta akan diambil 10 peraih nilai terbaik untuk dibina di klub-klub yang ada di Bantul.

"Selesai kegiatan ini, kami meminta agar calon-calon olahragawan yang sudah terjaring untuk dibina. Kami akan memfasilitasi mulai dari uang saku, seragam hingga nutrisi," ujar Bambang Siswanto, Ketua Tim Pemanduan Bakat pada Asdep Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora.

Kemenpora sengaja memilih Bantul sebagai lokasi identifikasi bakat karena banyaknya pemanah-pemanah andal yang lahir dari kabupaten ujung Selatan Kota Yogyakarta tersebut. Tak hanya berkiprah di dalam negeri beberapa dari mereka berhasil mengibarkan bendera merah putih di pentas dunia.

"Kami sengaja memilih Bantul untuk melaksanakan kegiatan ini, karena kota ini berhasil mengantarkan salah satu atletnya lolos ke Olimpiade Paris 2024. Dia adalah Arif Dwi Pangestu, Arif memastikan satu tiket Olimpiade usai keluar sebagai semifinalis di nomor recurve putra pada Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin tahun lalu," ujar Bambang Siswanto.

Identifikasi Bakat di Bantul berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2024. Tak sendirian, Kemenpora menggandeng Universitas Negeri Jakarta dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul dalam melaksanakan kegiatan ini.

Selain menjaring bibit-bibit atlet, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajarkan instruktur lokal di daerah tentang tata cara melaksanakan identitikasi bakat. Kemenpora berharap kedepannya Kabupaten Bantul bisa menggelar kegiatan serupa tanpa asistensi dari pemerintah pusat. ***

wwwwww